JEMBRANAEXPRESS.COM-Petugas gabungan TNI/Polri/Pol PP dan Pecalang menggelar patroli bersama di Kawasan lapangan Renon Denpasar.
Patroli gabungan ini dilakukan guna mencegah terjadinya perkelahian di lapangan Renon seperti yang terekam video hingga akhirnya viral di media sosial (Medsos) pada Minggu, 4 Mei 2025.
Kegiatan patroli gabungan ini dimulai pukul 16.00 WITA dan melibatkan total 36 personel dari lintas instansi, antara lain 24 anggota Polri, 2 personel TNI, 6 anggota Satpol PP, 2 Linmas, dan 6 Pecalang.
Fokus pengamanan dilakukan di area strategis sekitar Monumen Bajra Sandhi, Lapangan Renon, yang dikenal sebagai salah satu pusat aktivitas masyarakat di Kota Denpasar.
Kapolsek Denpasar Timur, Kompol I Ketut Tomiyasa, menjelaskan bahwa patroli ini bertujuan untuk menciptakan rasa aman serta menekan potensi gangguan ketertiban masyarakat setelah insiden perkelahian yang viral tersebut.
“Patroli ini merupakan langkah preventif untuk memastikan kawasan Lapangan Renon tetap aman dan nyaman bagi masyarakat. Kami mengedepankan pendekatan humanis dalam menyampaikan imbauan kepada pengunjung,” ujar Kompol Tomiyasa.
Personel yang terlibat dibagi menjadi dua tim dan menyisir sisi timur dan barat Monumen Bajra Sandhi. Mereka juga aktif memberikan edukasi kepada masyarakat untuk tidak mengonsumsi minuman keras di area publik.
Langkah ini mendapat dukungan penuh dari berbagai elemen, termasuk TNI, Satpol PP, Linmas, serta pecalang dari desa adat setempat.
Menurut Kompol Tomiyasa, kolaborasi ini menunjukkan sinergi nyata antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat adat dalam menjaga ketertiban di ruang publik.
“Renon adalah ruang publik favorit warga. Kami hadir untuk memberikan rasa aman melalui kehadiran aktif di lapangan,” tambahnya.(*)
Editor : Suharnanto