JembranaExpress.Com - Pascabanjir yang melanda wilayah Kecamatan Mendoyo, sinergi aparat dan masyarakat terlihat nyata dalam upaya pemulihan lingkungan.
Personel Polsek Mendoyo bersama BPBD Kabupaten Jembrana dan warga menggelar kerja bakti membersihkan sisa lumpur banjir di Lingkungan Baler Bale Agung, Kelurahan Tegalcangkring, Senin (6/4/2026) pagi.
Baca Juga: Bupati Kembang Ultimatum Penyaluran Bantuan Pangan: Maksimal 5 Hari Harus Tersalurkan!
Kegiatan tersebut dipimpin Wakapolsek Mendoyo I Ketut Gede Suasnawa, mewakili Kapolsek Mendoyo. Turut hadir Kalaksa BPBD Jembrana I Putu Agus Artana Putra, bersama jajaran personel, perangkat kelurahan, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Total sekitar 50 orang terlibat dalam aksi gotong royong tersebut.
Kegiatan dimulai sejak pukul 07.30 WITA hingga 10.00 WITA, dengan fokus pembersihan material lumpur yang mengendap di rumah warga, halaman, serta akses jalan umum, khususnya di sepanjang bantaran sungai yang terdampak banjir.
Dengan peralatan seadanya, personel gabungan bersama masyarakat bahu-membahu membersihkan sisa material banjir yang menutupi rumah dan jalan. Kondisi ini sebelumnya sempat mengganggu aktivitas warga pascahujan deras yang mengguyur wilayah tersebut.
Baca Juga: Wabup Ipat Sentil Kinerja ASN di Tengah Fiskal Seret: Jangan Habis Anggaran Tanpa Dampak!
Wakapolsek Mendoyo I Ketut Gede Suasnawa, menegaskan bahwa kehadiran Polri tidak hanya sebatas menjaga keamanan, tetapi juga hadir membantu masyarakat dalam kondisi darurat.
“Polri hadir tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga membantu masyarakat dalam situasi sulit seperti pascabencana. Kebersamaan ini menjadi kunci percepatan pemulihan,” ujarnya.
Sementara itu, Kalaksa BPBD Jembrana I Putu Agus Artana Putra, mengapresiasi kolaborasi lintas instansi dan masyarakat dalam penanganan dampak banjir tersebut.
“Kolaborasi yang solid antara Polri, BPBD, pemerintah, dan masyarakat sangat membantu percepatan penanganan dampak banjir,” ungkapnya.
Baca Juga: Rutan Negara Over Kapasitas 200 Persen, Didominasi Kasus Narkotika
Kegiatan berlangsung dengan aman dan lancar serta mendapat respons positif dari warga yang merasa terbantu dengan kehadiran aparat.
Selain itu, pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana di musim penghujan. Warga diminta segera melaporkan jika terjadi kondisi darurat melalui layanan Call Center Polri 110 yang aktif selama 24 jam.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat gotong royong dan sinergitas antarinstansi terus terjaga dalam menciptakan lingkungan yang aman, bersih, dan kondusif di Kabupaten Jembrana.***
Editor : I Gde Riantory Warmadewa