JEMBRANAEXPRESS - I Made Kembang Hartawan secara resmi melepas keberangkatan 90 Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten Jembrana tahun 1447 H/2026 M di halaman Gedung Kesenian Dr. Ir. Soekarno.
Dalam pelepasan tersebut, Pemerintah Kabupaten Jembrana menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan bagi jamaah haji dengan menambah fasilitas bantuan akomodasi selama perjalanan menuju embarkasi.
Tahun ini, selain memfasilitasi transportasi bus menuju Surabaya, Pemkab Jembrana juga memberikan bantuan biaya menginap satu malam di hotel bagi jamaah sebelum memasuki asrama haji.
Baca Juga: Wabup Jembrana Lepas Dua Kroser Muda ke Kejurnas Motocross 2026, Pendidikan Tetap Jadi Prioritas
“Ini bukan soal besar kecilnya bantuan, tetapi bentuk perhatian dan kebersamaan pemerintah daerah dengan masyarakat. Kami ingin para jamaah berangkat dengan perasaan tenang, nyaman, dan bahagia sehingga bisa lebih fokus mempersiapkan ibadah,” ujar Bupati Kembang Hartawan di hadapan jamaah dan keluarga.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kembang Hartawan juga dinobatkan sebagai Duta Sahabat Haji oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Bali atas apresiasi dan kontribusi nyata kepada jamaah haji Jembrana.
Bupati turut berpesan agar seluruh jamaah menjaga kesehatan dan nama baik Kabupaten Jembrana selama berada di Tanah Suci.
“Saya titip doa untuk Kabupaten Jembrana. Doakan agar masyarakat kita sehat, ekonomi semakin baik, generasi muda sukses, serta daerah kita tetap aman dan harmonis,” imbuhnya.
Baca Juga: BPBD Jembrana Petakan Penyebab Banjir di Nusa Sari, Siapkan Langkah Mitigasi
Berdasarkan laporan teknis, 90 jamaah asal Jembrana merupakan bagian dari kuota Provinsi Bali yang totalnya mencapai 698 orang.
Jumlah jamaah Jembrana terdiri dari 46 pria dan 44 wanita dengan rincian per kecamatan sebagai berikut:
Kecamatan Negara: 38 orang
Kecamatan Melaya: 27 orang
Kecamatan Jembrana: 12 orang
Kecamatan Mendoyo: 11 orang
Kecamatan Pekutatan: 2 orang
Jamaah termuda tercatat atas nama Junda Fajlurrohman Izzudin berusia 27 tahun, sedangkan jamaah tertua adalah Sakdan berusia 84 tahun. Keduanya berasal dari Kecamatan Melaya.
Dari sisi profesi, jamaah tahun ini didominasi oleh Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebanyak 23 orang, disusul pekerja sektor swasta 22 orang, dan Ibu Rumah Tangga sebanyak 17 orang.
Rombongan jamaah haji Jembrana yang tergabung dalam Rombongan 6, 7, dan 8 Kloter 70 SUB dijadwalkan masuk ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada Sabtu, 9 Mei 2026 pukul 07.05 WIB.
Baca Juga: Fakta Baru Terungkap! Kasus Penipuan Proyek Vila WNA AS di Ubud, Dana Rp9 Miliar Menguap
Untuk mendukung kelancaran perjalanan, Pemkab Jembrana menyiapkan tiga unit bus pengantar dengan seluruh biaya transportasi ditanggung melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Bupati Kembang Hartawan juga menyoroti meningkatnya antrean haji di Jembrana yang kini mencapai 2.684 orang dengan masa tunggu hingga 29 tahun. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi indikator meningkatnya kesadaran religius masyarakat sekaligus membaiknya kondisi ekonomi warga Jembrana.
Editor : Iqbal Kurnia