Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

Cegah Kebocoran Pajak, Pemkab Karangasem Luncurkan Sistem Digital New iPOS MBLB

I Wayan Adi Prabawa • Senin, 25 Mei 2026 | 23:20 WIB
DIGITAL: Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata melaunching sistem digital berupa New iPOS MBLB di Wantilan Kantor Bupati Karangasem. (ist)
DIGITAL: Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata melaunching sistem digital berupa New iPOS MBLB di Wantilan Kantor Bupati Karangasem. (ist)

JembranaExpress.Com - Pemerintah Kabupaten Karangasem terus berupaya meminimalisir kebocoran dalam penerimaan pajak daerah dengan menerapkan sistem digital baru bernama New iPOS MBLB.

 

Sistem tersebut bertujuan memperkuat sistem penerimaan dan pengawasan pajak daerah, khususnya pada sektor Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB).

Baca Juga: Tradisi Muayon di Desa Cempaga Tetap Lestari, Jadi Media Pendidikan Budaya Generasi Muda

New iPOS MBLB resmi diluncurkan langsung oleh Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, beberapa waktu lalu di Wantilan Kantor Bupati Karangasem.

 

Melalui sistem digital tersebut, setiap transaksi diharapkan dapat tercatat lebih akurat, cepat, dan transparan sehingga mampu meminimalisir potensi kebocoran pendapatan daerah.

 

Bupati yang akrab disapa Gus Par itu mengingatkan seluruh petugas agar tidak main-main dalam menjalankan tugas, baik dalam pelayanan, pencatatan, maupun pengawasan di lapangan.

 

“Pajak daerah adalah sumber penting untuk membiayai pembangunan. Karena itu, semua harus bekerja jujur, tertib, dan bertanggung jawab. Jangan main-main dengan data dan potensi pendapatan daerah,” tegasnya.

 

Menurutnya, optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) harus dilakukan secara serius, transparan, dan berbasis data.

Baca Juga: Simbol Suci Hindu di Bali Kian Dikomersialkan, Sosiolog Soroti Ancaman Hilangnya Kesakralan

Dengan inovasi tersebut, Pemkab Karangasem berharap tingkat kepatuhan wajib pajak dapat meningkat sekaligus memperkuat kemandirian fiskal daerah.

 

Bupati Gus Par juga menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada bantuan pemerintah pusat, tetapi juga membutuhkan keseriusan pemerintah daerah dalam menggali potensi pendapatan secara optimal.

 

“Kalau PAD kuat, pembangunan bisa berjalan lebih cepat dan manfaatnya kembali untuk masyarakat Karangasem,” imbuhnya.

Baca Juga: Pemkab Bangli Siapkan Penataan Besar Desa Wisata Terunyan, Targetkan Wisatawan Meningkat

Penerapan sistem digital ini menjadi bagian dari langkah modernisasi tata kelola pajak daerah di Karangasem agar lebih efektif, transparan, dan akuntabel di tengah perkembangan teknologi.***

Editor : I Gde Riantory Warmadewa
#cegah kebocoran pajak #new ipos mblb #perkuat pengawasan pajak #sektor mineral #pemkab karangasem