Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

Menko Pemberdayaan Masyarakat RI Apresiasi Peran BRI Tingkatkan Nilai Ekonomi dan Sosial Melalui Program Pemberdayaan Desa BRILiaN

I Gde Riantory Warmadewa • Minggu, 19 Januari 2025 | 16:50 WIB
Direktur Utama BRI, Sunarso, saat mengunjungi Desa BRILiaN Ketapanrame di Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Provinsi Jawa Timur, pada Kamis (16/1/2025)
Direktur Utama BRI, Sunarso, saat mengunjungi Desa BRILiaN Ketapanrame di Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Provinsi Jawa Timur, pada Kamis (16/1/2025)

JEMBRANAEXPRESS.COM - BRI terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan nilai ekonomi dan sosial kepada masyarakat melalui program pemberdayaan Desa BRILiaN.

Program yang dimulai sejak tahun 2020 ini telah memberdayakan 4.327 desa di seluruh nusantara.

Baca Juga: Ketua Bidang Pengelolaan Aset PWI Pusat, HMU Kurniadi Ditunjuk Jadi Ketua Tim Persiapan Kongres Dipercepat, Ini Penjelasannya

Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama BRI, Sunarso, saat mengunjungi Desa BRILiaN Ketapanrame di Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Provinsi Jawa Timur, pada Kamis (16/01).

Dalam kunjungan kerja tersebut, Sunarso didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat RI, Muhaimin Iskandar, dan Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Kartika Wirjoatmodjo.

Menteri Koordinator Muhaimin Iskandar menekankan pentingnya sinergi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, lembaga BUMN, dan sektor swasta sebagai kunci keberhasilan dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Baca Juga: Satreskrim Polres Karangasem Ungkap Kasus Pembunuhan Keji Lansia di Kubu, Ini Motif Pelaku Nekat Habisi Nyawa Bosnya

Ia menjelaskan bahwa Desa BRILiaN Ketapanrame, yang dibina BRI, menunjukkan bahwa inkubasi desa dapat direplikasi oleh desa lainnya.

Direktur Utama BRI, Sunarso, saat mengunjungi Desa BRILiaN Ketapanrame di Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Provinsi Jawa Timur, pada Kamis (16/1/2025).
Direktur Utama BRI, Sunarso, saat mengunjungi Desa BRILiaN Ketapanrame di Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Provinsi Jawa Timur, pada Kamis (16/1/2025).

“Keberhasilan pemberdayaan bukan hanya tergantung pada kolaborator, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif masyarakat dalam mengikuti pelatihan dan pendampingan. Saya mengapresiasi masyarakat yang antusias dalam mengikuti setiap program,” ungkap Muhaimin.

Dalam kesempatan yang sama, Sunarso menegaskan bahwa Desa BRILiaN adalah wujud komitmen BRI sebagai agen pembangunan yang mendukung upaya pemberdayaan desa di seluruh Indonesia.

Program ini menjadi bagian dari integrasi aktivitas pemberdayaan melalui ekosistem hiper lokal yang bertujuan membentuk suatu ekosistem konsolidasi mikro.

Baca Juga: Sinergitas Kementerian Perdagangan RI dan HIPMI Bali dalam FGD di Beachwalk Mall, Dorong Bali Jadi Pusat Perdagangan Internasional

“Desa BRILiaN mengembangkan empat aspek penting dalam pemberdayaan desa: pertama, BUMDes sebagai motor ekonomi desa; kedua, digitalisasi melalui implementasi produk dan aktivitas digital; ketiga, sustainability untuk menciptakan desa yang tangguh dan berkelanjutan; dan keempat, inovasi sebagai langkah kreatif dalam menciptakan solusi baru,” jelasnya.

Program ini juga mencakup penguatan ekosistem ekonomi desa melalui inisiatif Klasterkuhidupku, yang memberikan pelatihan usaha dan bantuan sarana prasarana secara selektif.

“Pemberdayaan wilayah pedesaan adalah isu yang perlu mendapat perhatian serius. Desa-desa yang terlibat dalam program ini diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi bagi kemajuan desa lain. Kami berharap program yang bermanfaat ini dapat diadopsi oleh seluruh elemen yang berperan dalam pertumbuhan ekonomi di desa,” tutup Sunarso.

Dengan dukungan yang berkelanjutan, program Desa BRILiaN diharapkan menjadi pendorong nyata bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Indonesia.***

Editor : I Gde Riantory Warmadewa
#bri #bumn #muhaimin iskandar #BRILian