JEMBRANAEXPRESS.COM - Kolaborasi luar biasa antara Koperasi Kakao Kerta Semaya Samaniya (KSS) dan Pipiltin Cocoa, produsen cokelat bean to bar asli Indonesia, melahirkan produk terbaru bernama “Raya Jembrana”, sebuah cokelat single origin yang berasal dari Jembrana, Bali.
Peluncuran resmi “Raya Jembrana” digelar di Alun-Alun Indonesia, Grand Indonesia, West Mall Lantai 3, Jakarta.
Baca Juga: 680 Pelaku Usaha Mikro Jembrana Ikuti Pelatihan PNM, Rp29 Miliar Modal Usaha Sudah Tersalurkan
Acara ini turut dihadiri oleh Ketua DPRD Jembrana, Ni Made Sri Sutharmi, serta sejumlah tokoh penting dari dunia kakao dan industri kuliner nasional.
Produk cokelat “Raya Jembrana” bukan sekadar varian baru dalam lini cokelat lokal. Ia merepresentasikan ketekunan, keberanian, dan semangat berkelanjutan para petani kakao Jembrana yang tergabung dalam Koperasi Kakao Kerta Semaya Samaniya (KSS).
Baca Juga: Polres Jembrana Berhasil Temukan Tas Wisatawan Cina yang Hilang di KMP Pratitha IV
Direktur Yayasan Kalimajari, Agung Widiastuti, menjelaskan bahwa keunggulan kakao Jembrana hingga dikenal di mancanegara terletak pada praktik perkebunan yang organik dan proses fermentasi berkualitas tinggi.
“Biji kakao yang digunakan dalam ‘Raya Jembrana’ merupakan hasil dari perkebunan organik dengan proses fermentasi yang sangat terjaga. Di balik rasa cokelat yang nikmat ini, ada cerita perjuangan panjang petani Jembrana menghadapi tantangan menjaga mutu dan kepercayaan pasar,” ujarnya.
Agung juga menambahkan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan Pemerintah Kabupaten Jembrana di bawah kepemimpinan Bupati I Made Kembang Hartawan dan Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna, serta seluruh stakeholder yang terlibat.
Baca Juga: Pohon Mahoni Tumbang di Jembrana, Tutup Jalan Raya Denpasar–Gilimanuk
“Bapak Bupati dan Wakil sangat berkomitmen memperkenalkan kakao Jembrana ke dunia. Berkat dukungan tersebut, kakao Jembrana berhasil meraih Cocoa of Excellence Silver Award 2023 di Amsterdam, Belanda — bukti bahwa kakao Indonesia layak bersaing di kancah internasional,” imbuhnya.
Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, secara terpisah menyampaikan apresiasi tinggi atas dukungan Pipiltin Cocoa terhadap Koperasi KSS.
“Cokelat ini bukan hanya lezat, tetapi juga membawa kebanggaan. Nama Jembrana kini dikenal memiliki cita rasa khas yang layak diperjuangkan sebagai produk single origin kebanggaan Bali,” ujarnya.
Ia juga berpesan kepada Koperasi KSS agar terus menjaga kepercayaan dan kualitas kolaborasi dengan Pipiltin Cocoa demi memperkuat posisi kakao Jembrana di pasar nasional maupun global.
Baca Juga: Bali Berduka! Politisi Senior Nyoman Ray Yusha Tutup Usia, Sosoknya Dikenal Tegas, Bertintegritas
Peluncuran “Raya Jembrana” turut dimeriahkan dengan pameran foto bertajuk “Resilience” karya fotografer ternama Beawiharta, mantan jurnalis Reuters.
Melalui karya visualnya, Beawiharta ingin mengangkat kisah ketahanan dan keberlanjutan di balik sebatang cokelat.
“Melalui Resilience, saya ingin menunjukkan bahwa kakao bukan sekadar bahan pangan, tapi kisah estafet antar generasi. Ini tentang cinta pada tanah dan kebanggaan pada Indonesia,” pungkasnya.***
Editor : I Gde Riantory Warmadewa