BRI Perkuat Dukungan Untuk UMKM di Berbagai Daerah Dengan Sertifikasi Halal, Dorong Usaha Naik Kelas

I Gde Riantory Warmadewa • Dipublikasikan Jumat, 1 November 2024 | 11:46 WIB
Kegiatan pelatihan dan pendampingan sertifikasi halal bagi UMKM yang digelar Bank Rakyat Indonesia (BRI).
Kegiatan pelatihan dan pendampingan sertifikasi halal bagi UMKM yang digelar Bank Rakyat Indonesia (BRI).

JEMBRANAEXPRESS.COM - Bank Rakyat Indonesia (BRI) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar dapat bersaing di pasar serta naik kelas.

Melalui BRI Peduli, yang berperan sebagai payung dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), BRI menggelar berbagai program pelatihan serta pendampingan sertifikasi halal untuk pelaku UMKM.

Baca Juga: BRI Catatkan Laba Bersih Rp45,36 Triliun di Triwulan III 2024 Berkat Penguatan Fundamental Kinerja

Kali ini, BRI Peduli memberikan bantuan berupa pelatihan dan pendampingan sertifikasi halal kepada 77 pelaku UMKM dari 14 provinsi di Indonesia.

Dalam program ini, sebanyak 1502 produk dan menu telah berhasil memperoleh sertifikat halal, memungkinkan para pelaku usaha menjamin kualitas produk mereka di pasar.

BRI berkolaborasi dengan BRI Research Institute dan Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika (LPPOM) MUI untuk melancarkan proses sertifikasi halal.

Kegiatan pelatihan dan pendampingan sertifikasi halal bagi UMKM yang digelar Bank Rakyat Indonesia (BRI).
Kegiatan pelatihan dan pendampingan sertifikasi halal bagi UMKM yang digelar Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Setelah mengikuti kelas bimbingan teknis sertifikasi halal pada Juli 2024, para peserta menjalani audit secara langsung hingga akhirnya sertifikasi halal diterbitkan untuk seluruh peserta.

Baca Juga: PT Astra Honda Motor Hadirkan Penyegaran pada New CBR150R di Penghujung Tahun 2024

Wakil Direktur Utama BRI, Catur Budi Harto, menyampaikan bahwa BRI akan terus mendukung pelaku UMKM melalui pelatihan dan pemberian sertifikasi halal, yang diharapkan dapat membantu mereka bersaing di pasar yang lebih luas.

“Tujuannya agar mutunya terjaga, pasarnya semakin terbuka, sehingga mereka bisa naik kelas dan bisa mengakses pasar lebih besar lagi. Pelaku UMKM juga mampu memberikan keyakinan pada konsumen bahwa produk-produk usahanya telah terjamin kehalalannya,” ujarnya.

Dukungan BRI ini sejalan dengan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (JPH), yang mewajibkan setiap produk yang masuk, beredar, dan diperdagangkan di wilayah Indonesia untuk memiliki sertifikat halal. Hal ini berlaku termasuk bagi para pelaku UMKM.

Baca Juga: J Trust Bank Rayakan Akulturasi Budaya Jepangdan Indonesia di Bon Odori & Yosakoi Matsuri 2024 di Denpasar

Sejak 2021, BRI telah menggulirkan program bantuan sertifikasi halal yang telah dinikmati oleh ratusan pelaku UMKM di berbagai daerah di Indonesia.

Catur menambahkan bahwa sertifikasi halal ini juga merupakan bagian dari target Kementerian BUMN untuk memberikan 5.000 sertifikasi halal bagi sektor makanan dan kesehatan.

Salah satu pelaku UMKM yang merasakan manfaat program ini adalah Petrus Kinho,58, pemilik Tarusan Rumah Rendang dan Minyak Buah Merah dari Timika, Papua Tengah. Setelah mendapatkan sertifikat halal, usahanya berkembang dengan lebih baik.

“Dengan adanya sertifikat halal ini, pelanggan saya merasa nyaman. Kami merasa tenang dan percaya diri untuk promosi dan penjualan. Terima kasih banyak kepada BRI yang sudah membantu perjalanan usaha kami,” ungkap Petrus.

Baca Juga: BRI Perkuat Pemberdayaan UMKM Melalui Dukungan Klaster Jeruk Sungai Penuh di Jambi

Manfaat yang sama juga dirasakan oleh Vanessa,29, pemilik Senda Tea, usaha teh artisan dari Tangerang, Banten. Produk teh khas ini berhasil menembus klien level National Brand serta restoran dan kafe bersertifikasi halal.

“Kami sangat berterima kasih kepada BRI. Selain itu, kami juga mendapatkan pemberdayaan dari BRI seperti mengikuti UMKM EXPO(RT) BRILIAN.***

Editor : I Gde Riantory Warmadewa
bri bbri TJSL sertifikat halal pemberdayaan umkm BRI peduli