BRI Lampaui Target Unit KUR Perumahan, Salurkan 77.592 Unit hingga Juli 2026

I Gde Riantory Warmadewa • Dipublikasikan Rabu, 29 Juli 2026 | 14:00 WIB
Penyaluran KUR Perumahan BRI Tembus 77.592 Unit, Jadi Terbaik Nasional. (ist)
Penyaluran KUR Perumahan BRI Tembus 77.592 Unit, Jadi Terbaik Nasional. (ist)

JembranaExpress.Com - PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) kembali menegaskan perannya sebagai motor utama pembiayaan sektor perumahan nasional. Hingga Juli 2026, realisasi penyaluran KUR Perumahan BRI mencapai Rp10,6 triliun atau sekitar 88,3 persen dari target Rp12 triliun yang diberikan pemerintah.

Baca Juga: Cuaca Buruk Hentikan Penyeberangan Gilimanuk–Ketapang, Ratusan Kendaraan Mengular di Pelabuhan

Tak hanya dari sisi nominal pembiayaan, capaian BRI juga melampaui target dari sisi jumlah penerima. Sebanyak 77.592 unit rumah telah dibiayai melalui KUR Perumahan atau setara 167 persen dari target 46.230 unit.

 

Direktur Utama BRI Hery Gunardi mengatakan pencapaian tersebut menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap pembiayaan rumah bersubsidi sekaligus efektivitas penyaluran KUR Perumahan.

 

“Untuk KUR Perumahan sendiri, pencapaian BRI sudah mendekati 89 persen. Karena itu target ke depan juga akan ditingkatkan,” ujarnya saat bertemu Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait di Jakarta, Selasa (21/7).

 

Selain KUR Perumahan, BRI juga terus mempercepat penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Sejahtera melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Hingga 20 Juli 2026, realisasi FLPP yang disalurkan BRI telah mencapai 19.075 unit.

Baca Juga: Rumah Warga di Desa Pengelatan Buleleng Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp20 Juta

Menteri PKP Maruarar Sirait memberikan apresiasi terhadap kinerja BRI yang dinilai menjadi bank dengan pencapaian terbaik dalam penyaluran KUR Perumahan.

 

Menurutnya, keberhasilan tersebut bahkan menjadi perhatian pemerintah dalam pembahasan bersama Presiden.

 

“Dalam seminggu ini kami membahas soal KUR dua kali bersama Presiden. Capaiannya yang paling tinggi dari semua KUR adalah KUR Perumahan, dan KUR Perumahan yang paling tinggi itu adalah pencapaian kinerja Bank BRI,” kata Maruarar.

Baca Juga: Hadapi 13 Ancaman Bencana, BPBD Karangasem Perkuat Kesiapsiagaan Penyandang Disabilitas

Berdasarkan data pemerintah, BRI memegang peran strategis dalam Program 3 Juta Rumah. Dari target nasional penyaluran KUR Perumahan sebanyak 88.535 unit dengan plafon Rp50 triliun, BRI memperoleh target 46.230 unit atau sekitar 52,2 persen dari total target nasional. Dari sisi plafon pembiayaan, kontribusi target BRI mencapai 24 persen.

 

Secara keseluruhan, BRI juga mendapat mandat besar dalam program pembiayaan perumahan nasional. Dari target nasional sebanyak 430.535 unit, BRI bertanggung jawab menyalurkan pembiayaan untuk 148.535 unit atau sekitar 34,5 persen dari total target.

 

Hery optimistis target penyaluran hingga akhir tahun dapat tercapai. Menurutnya, tingginya minat masyarakat dipengaruhi bunga KUR Perumahan yang hanya sebesar 6 persen per tahun atau sekitar 0,5 persen per bulan sehingga cicilan menjadi lebih terjangkau.

 

“KUR Perumahan adalah program bersubsidi. Karena itu cicilannya masih sangat terjangkau. Pertumbuhan penyalurannya juga cukup tinggi dan saya rasa akan terus berlanjut sampai akhir tahun,” jelasnya.

 

Komitmen tersebut semakin memperkuat posisi BRI sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperluas akses masyarakat berpenghasilan rendah terhadap hunian layak dan terjangkau, sekaligus mempercepat realisasi Program 3 Juta Rumah yang menjadi salah satu prioritas nasional.***

Editor : I Gde Riantory Warmadewa
kredit usaha rakyat program 3 juta rumah kur bri kredit