Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

Arjuna dari Melaya, Sapi Kurban Presiden Prabowo yang Membawa Haru Peternak Jembrana

I Gde Riantory Warmadewa • Senin, 18 Mei 2026 | 12:12 WIB
Ni Ketut Suartini bersama sapi Arjuna yang dipelihara sejak tiga tahun lalu. (I Gde Riantory Warmadewa/Jembrana Express)
Ni Ketut Suartini bersama sapi Arjuna yang dipelihara sejak tiga tahun lalu. (I Gde Riantory Warmadewa/Jembrana Express)

JembranaExpress.Com - Di sebuah kandang sederhana di Desa Melaya, Kabupaten Jembrana, Bali, seekor sapi Bali bernama Arjuna tumbuh dengan perawatan penuh ketelatenan.

 

Tak ada yang menyangka, sapi berbobot lebih dari 650 kilogram itu kini menjadi hewan kurban pilihan Presiden RI Prabowo Subianto pada perayaan Idul Adha tahun ini.

Baca Juga: Sopir Sempat Mengeluh Nyeri Dada Sebelum Kecelakaan di Jalur Nasional

Bagi Ni Ketut Suartini, peternak yang memelihara Arjuna sejak tiga tahun lalu, kabar tersebut menjadi momen yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya.

 

“Ini pertama kali sapi saya dibeli Presiden. Saya sangat bangga dan terharu,” ungkapnya dengan wajah penuh kebahagiaan.

 

Arjuna bukan sekadar sapi ternak biasa. Di tangan Suartini, sapi-sapi dipelihara layaknya keluarga sendiri. Setiap hari, kualitas pakan dijaga dengan ketat. Rumput pilihan menjadi santapan utama agar pertumbuhan ternak tetap maksimal.

 

Tak hanya itu, perawatan yang diberikan juga terbilang istimewa. Sapi-sapi di kandangnya rutin dimandikan, bahkan dipijat menggunakan air hangat untuk menjaga kondisi tubuh tetap prima.

 

“Kadang juga diberi jamu supaya sehat dan cepat besar,” ujar Suartini sambil tersenyum.

Baca Juga: Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Tekankan Disiplin dan Tata Kelola dalam Penguatan Organisasi

Usaha penggemukan sapi itu telah ia jalani sejak tahun 2001. Puluhan tahun berkecimpung di dunia peternakan membuat Suartini memahami betul bagaimana merawat sapi berkualitas, khususnya menjelang Hari Raya Idul Adha.

 

Selama ini, sapi-sapi dari kandangnya banyak dipasarkan ke luar daerah, termasuk Jakarta. Namun, dipilihnya Arjuna sebagai hewan kurban Presiden menjadi pencapaian tersendiri yang sulit dilupakan.

 

Arjuna akhirnya dibeli dengan harga Rp72 juta untuk disalurkan sebagai hewan kurban di salah satu masjid di Kabupaten Jembrana.

Baca Juga: Penyelundupan Satwa di Gilimanuk Digagalkan, Puluhan Anakan Burung Disembunyikan dalam Dus

Bagi Suartini, nilai terbesar bukan hanya pada harga jual yang tinggi, tetapi juga penghargaan terhadap kerja keras peternak lokal.

 

Pilihan Presiden membeli sapi dari peternak daerah dinilai menjadi bentuk dukungan nyata terhadap usaha peternakan rakyat sekaligus membangkitkan semangat peternak lokal untuk terus meningkatkan kualitas ternaknya.

 

Di balik tubuh besar Arjuna, tersimpan cerita tentang ketekunan, kesabaran, dan harapan seorang peternak desa yang kini merasa usahanya mendapat apresiasi hingga tingkat tertinggi di negeri ini.***

Editor : I Gde Riantory Warmadewa
#arjuna dari melaya #sapi bobot 650 kg #jembrana #sapi kurban presiden prabowo #hewan kurban