TABANAN, JEMBRANA EXPRESS - Pada Rabu (17/1) pagi, kecelakaan beruntun mengguncang jalan Nasional Jurusan Denpasar-Singaraja di Banjar Taman Tanda, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali.
Kasat Lantas Polres Tabanan, AKP Andrian Riski Ramadhan, menjelaskan insiden ini melibatkan dua bus besar dan dua kendaraan penumpang jenis MPV dan LCGC, menyebabkan kerusakan pada semua kendaraan yang terlibat.
Menurut AKP Andrian, kecelakaan tersebut, meskipun serius, tidak menimbulkan korban jiwa.
Namun, kerusakan pada keempat kendaraan tersebut cukup parah.
Meski begitu, arus lalu lintas di lokasi kecelakaan sempat tersendat namun sudah terurai dalam beberapa waktu.
Berdasarkan keterangan saksi di lapangan, kecelakaan beruntun ini terjadi sekitar pukul 08.00 Wita. Bus Nopol DK 7035 AI dari arah Denpasar menjadi pelaku utama.
Saat bus hendak melintasi jalan tanjakan dan menikung ke kiri, tiba-tiba mengalami mati mesin.
Akibatnya, bus yang mengangkut 28 penumpang mundur tanpa kendali dan menabrak sebuah mobil Avanza Nopol DK 1889 BH, bahkan sempat terseret.
Drama kecelakaan berlanjut dengan kedatangan mobil Daihatsu Ayla Nopol DK 1207 DP dari belakang, menghantam Avanza.
Dari arah belakang, bus pariwisata Nopol DK 7205 FB dengan 24 penumpang langsung menghantam Daihatsu Ayla.
"Akibat kejadian tersebut, keempat kendaraan mengalami kerusakan parah dan jalur Denpasar-Singaraja dari kedua arah mengalami kemacetan parah selama beberapa waktu," ungkap AKP Andrian.
Kerusakan yang dialami termasuk lecet pada dek bodi tengah kanan Bus Isuzu DK 7035 AI, lampu kanan dan kiri belakang pecah, serta bemper belakang pecah.
Mobil Avanza mengalami pecah kaca utama, penyok pada bagian depan kiri, ringsek pada bagian depan kanan, dan body bagian kanan penyok.
Kendaraan Ayla mengalami beberapa kerusakan di bagian body depan, sementara Bus Isuzu DK 1207 FB kehilangan bemper depan.
AKP Andrian Riski Ramadhan menekankan bahwa investigasi lebih lanjut akan dilakukan untuk menentukan penyebab pasti kecelakaan ini.
Pihak berwenang juga mengimbau kepada pengguna jalan untuk tetap waspada, mematuhi aturan lalu lintas, dan menjaga keselamatan di jalan raya. (*)