DENPASAR, JEMBRANA EXPRESS – Polda Bali akhirnya menemukan senjata api (Senpi) yang dipakai geng Mexico melakukan penembakan turis Turki di Vila Palm House, Mengwi, Badung.
Senpi ditemukan usai petugas menangkap Sicairos Valdes Roberto, 27, geng Mexico yang kabur usai melakuka aksi penembakan.
Senpi yang diamankan hanya satu sedangkan sesuai rekaman CCTV, ada tiga senpi yang dibawa pelaku ketika melakukan penembakan pada turis Turki Turan Mehmet, pada Selasa (23/1) lalu.
Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda Bali Kombespol Jansen Avitus Panjaitan, Rabu (31/1).
Satu senjata itu disebut didapatkan petugas setelah melakukan pencarian di dekat-dekat tempat kejadian perkara (TKP) penembakan.
"Diamankan satu pucuk senpi Baikal Makarov 800m yang diduga digunakan untuk melakukan penembakan terhadap korban," ucapnya.
Pun demikian, sampai saat ini polisi belum dapat menyimpulkan para pelaku memperoleh senjata tersebut.
Sicarios sendiri ditangkap Tim gabungan Polda Bali dan Polres Badung berkoordinasi dengan Polres Nganjuk Polda Jatim di Terminal Bus Nganjuk, Jawa Timur sekitar pukul 14.00 WIB.
Pria asal Mexico itu berencana menuju ke arah Surabaya.
Menurut Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjenpol Djuhandani Raharjo Puro, Sicairos diduga merupakan pimpinan dari kelompoknya yang sudah diamankan lebih dulu, yaitu Escobedo Juan Antonio, 24, Aramburo Contreras Jose Alfonso, 32, dan Deraz Gonzalez Victor Eduardo, 36.
"Analisa kami, dia (Sicairos) pimpinan kelompok ini dan sementara perannya pada saat di TKP menunjukkan foto vila untuk yakinkan diri dan menyandera satpam, serta yang melakukan survei TKP sekitar pukul 22.00 WITA sebelum kejadian," beber mantan Dirkrimum Polda Bali ini.
Sicarios kini sudah ditahan di Mapolres badung bersama ketiga tersangka lainnya untuk proses penyidikan lebih lanjut.
Sebagaimana diberitakan, geng WNA asal Mexico melakukan penembakan di Villa Palm House, Tumbak Bayuh, Mengwi Badung pada Selasa (23/1).
Keempat tersangka melakukan survey terlebih dahulu beberapa jam sebelum beraksi.
Kemudian mereka masuk ke villa dengan cara salah satu pelaku yaitu Sicarios menyekap sekuriti sedangkan tiga pelaku lainnya menerobos masuk dan menembaki korban Turan Mehmet.
Setelah itu mereka merampok uang Rp93 juta milik rekan korban. (*)
Editor : Suharnanto Jembrana Express