Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

Pengakuan Polos Joko, BD Narkoba Pegayaman, Bali: Sajam Untuk Perbaiki Rumah, Pistol Dipakai Nembak Ini

Dian Suryantini • Senin, 5 Februari 2024 | 21:39 WIB
MASUI BUI: Setelah buron selama 12 hari, Joko bandar narkoba dari Pegayaman Buleleng ditangkap Timsus Polres Buleleng.
MASUI BUI: Setelah buron selama 12 hari, Joko bandar narkoba dari Pegayaman Buleleng ditangkap Timsus Polres Buleleng.

SINGARAJA, JEMBRANA EXPRESS – Polres Buleleng membeber kasus Hairul Basari alias Joko, seorang bandar (BD) narkoba dari Pegayaman, Buleleng,pada Senin (5/2).

 

Ada beberapa barang bukti yang turut diungkap diantaranya ada Airsoft Gun (pistol) rakitan, pedang, belati, kapak, dan sejumlah peluru.

 

Barang-barang tersebut disita polisi dari rumah Joko saat tim khusus Polres Buleleng menggeledah rumahnya di Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Buleleng. 

 

Kapolres Buleleng AKBP Ida Bagus Widwan Sutadi mengatakan, penangkapan Joko tergolong rumit.

Sebab, ia sempat kabur lalu kemudian kembali lagi ke rumahnya, hingga akhirnya tertangkap di terminal Mengwi, Badung. 

 

"Saat pertama digerebek dia sembunyi di kebun. Lalu kabur lewat atap. Setelah 12 hari kami cari, kami tertangkap di Mengwi saat mau naik bus," kata dia. 

 

Kapolres Widwan mengakui sempat menggeledah rumah ibu Joko. Di rumah sederhana yang terbuat dari gedeg itu polisi tidak menemukan apapun.

 

Baik terkait barang bukti senpi dan Sajam, maupun narkotika. 

 

"Kosong. Tidak ada apa-apa. Semuanya tersimpan di rumah Joko," terangnya.

 

Terkait kepemilikan senjata tajam berupa belati dan pedang itu, Joko beralasan barang tersebut adalah perkakas untuk perbaikan rumah.

Sedangkan senjata api ilegal yang ia miliki digunakan untuk berburu. Ia juga mengakui senang mengoleksi senpi. 

 

"Suka saja saya punya begitu (pistol). Pernah saya pakai berburu. Nembak ayam. Kalau belatinya ya saya gak bawa kemana-mana. Gak berani, cuma pakai di rumah saja," terang Joko.

 

Ia juga mengaku sempat kembali ke rumah saat dirinya diburu polisi.

 

Dengan polosnya Joko mengaku berani kembali ke rumah lantaran dirinya tidak bersalah. Ketika ia mengetahui kembali polisi masih memburu dirinya, ia kembali kabur dan berencana pergi ke Malang, Jawa Timur menuju rumah mantan istrinya.

 

"Ya saya pikir tidak ada masalah ya saya pulang dulu. Habis itu balik lagi ke terminal naik mobil saya," terangnya. 

 

Senjata pistol yang dimiliki Joko diakuinya dibeli di marketplace kemudian dirakit di rumah. 

 Baca Juga: Mau Kabur ke Malang, Bandar Narkoba Pegayaman Dibekuk di Terminal Mengwi, Langsung Dikeler Cari Barang Bukti

Diberitakan sebelumnya, Joko kabur saat akan ditangkap di rumahnya. Joko merupakan warga Desa Pegayaman yang menjadi bandar sabu-sabu.

 

Beberapa orang telah menjadi pelanggannya. Terkuaknya identitas Joko berawal dari beberapa pemuda yang ditangkap Polres Buleleng terkait kasus narkoba.

 

Diantara para pemuda itu mengaku mendapatkan sabu-sabu dari tangan Joko. (*)

 

 

Editor : Suharnanto Jembrana Express
#BD #bandar narkoba #buleleng #bali #pegayaman