JEMBRANAEXPRESS - Saat viral di media sosial kabar mengenai aksi kekerasan dan perundungan yang dilakukan Geng Tai di SMA Binus Serpong, Tangerang Selatan. Pelakunya ada anak artis, pejabat hingga pengusaha.
Dalam informasi yang beredar, Geng Tai telah berlangsung selama 9 generasi. Saat ini ketuanya seorang siswa kelas 12 bernama Agit. Agit tidak hanya berperan sebagai pemimpin tetapi juga bertugas merekrut anggota baru.
Menurut informasi yang beredar, keuntungan bergabung dengan geng ini antara lain mendapatkan uang, tempat parkir dekat sekolah, dan yang paling penting adalah status hierarki yang lebih tinggi dibandingkan siswa lainnya.
Siswa yang tidak mau bergabung dengan geng tersebut sering kali menjadi korban perundungan atau bahkan kekerasan fisik seperti pemukulan.
Biasanya, anggota Geng Tai berkumpul di Warung Ibu Gaul (WIG) setelah pulang sekolah, di mana mereka melakukan berbagai aktivitas yang melanggar, seperti merokok, vaping, dan melakukan kekerasan, termasuk merekrut anggota baru.
Proses rekrutmen anggota baru ke dalam geng ini melibatkan serangkaian tahapan, mulai dari tindakan kecil seperti meneriakkan nama seseorang hingga tindakan kekerasan dan pelecehan.
Seorang warganet di akun twitter mengungkapkan bahwa salah satu anak artis papan atas diduga terlibat dalam kasus perundungan ini. Anak artis tersebut diketahui merupakan senior kelas 12 di SMA Binus Serpong.
"Anak-anak itu salah satunya kalau gasalah anaknya artis v*****t R******s namanya L*****s R****** anak kelas 12 di Binus School Serpong, mereka menghabisi anak itu tanpa ampun sampai kulitnya terbakar di sundut rokok dan tidak hanya itu di pukul pake kayu rame-rame divideoin," tulis akun @ErikEst23462141.
Sejumlah warganet lain menanyakan apakah v*****t R******s inisial dari Vincent Rompies dengan menyebut akun Twitter artis ini.
Warganet lain mengaku tahu beberapa pelaku merupakan anak dari artis, pengusaha dan politisi. "Gw juga taunya artis G*******j T********p. Ada juga anak pengusaha Y******** G****** . Sama keponakan politisi D******** R********. Yakin parah banget!!" balas akun @txt_babekoe.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Alvino membenarkan adanya peristiwa ini. Dia memastikan korban telah membuat laporan polisi.
"Iya sudah kita tindak lanjuti," kata Alvino saat dihubungi JawaPos.com, Senin (19/2). ***
Editor : Y. Raharyo