Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

Duh, Bocah SMP Jadi Korban Pencabulan: Pelaku Ditangkap Polresta, Ngaku Asal Buleleng

I Gede Paramasutha • Sabtu, 29 Juni 2024 | 02:15 WIB
ilustrasi
ilustrasi

JEMBRANAEXPRESS.COM-Seorang pemuda asal Buleleng KYSY ,20, ditangkap Polresta Denpasar kasus pencabulan pada gadis bawah umur.

 

Pencabulan tersebut dilakukan tersangka KYSY di kosnya di kawasan Kuta, Badung, pada Senin (24/6).

 

Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi menjelaskan sebelum terjadi pencabulan pelaku menghubungi korban, melalui grup WhatsApp pada 8 Juni 2024, sekitar pukul 13.00 WITA.

"Dalam percakapan itu, KYSY mengajak korban berkenalan," ujarnya pada Jumat (28/6).

 

Sepuluh hari kemudian, pemuda yang bekerja di sebuah perusahaan di Bandara Ngurah Rai ini semakin berani dengan mengajak korban berpacaran.

 

Gadis yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) ini pun menyetujui permintaan tersebut.

Berikutnya, KYSY meminta korban menginap di kosnya pada 19 Juni 2024, namun gadis itu menjanjikan akan menginap lain waktu.

 

Permintaan tersebut disampaikan lagi oleh KYSY kepada korban pada 23 Juni 2024 sekitar pukul 23.30 WITA.

Pelaku bahkan mengancam akan menyebarkan video tak senonoh korban yang sebelumnya dikirimkan korban kepadanya jika korban tidak mau menginap di kosannya.

 

"Mendapat ancaman, korban menuruti keinginan pelaku," tambahnya.

 

Korban kemudian mengirimkan lokasi rumahnya yang kemudian didatangi  KYSY untuk menjemput gadis itu.

Korban kemudian dibonceng untuk diajak ke kosan pelaku. Sejam kemudian mereka sampai, dan korban langsung tiduran di kos pelaku.

 

Saat itulah tersangka melancarkan aksi pencabulan dan menyetubuhi korban. Perbuatan tersebut terus berlanjut hingga terjadi sebanyak lima kali. Pada 24 Juni 2024 pukul 23.00 WITA, atau sehari setelah pelaku menjemput korban di rumahnya, barulah KYSY mengantar gadis itu pulang.

 

"Korban terus dihubungi oleh orang tua dan keluarganya, sehingga pelaku mengantarnya pulang," tandas Sukadi.

Namun, pelaku tidak menurunkan korban di rumahnya, melainkan agak jauh. Kejadian ini menyebabkan gadis itu merasa sakit pada kemaluannya.

 

Orang tua korban yang mengetahui kejadian tersebut pun tidak terima dan melaporkan KYSY ke Polresta Denpasar. (*)

Editor : Suharnanto Jembrana Express
#pencabulan #Bawah Umur #buleleng #bocah smp #denpasar