JEMBRANAEXPRESS.COM-Heboh kasus perampokan menimpa dua orang warga negara asing (WNA) asal Inggris di Kuta Bali sudah satu minggu berlalu.
Namun demikian, pelaku perampokan belum terendus keberadaannya apalagi tertangkap.
Kedua korban berinisial EMT dan SAB, telah melaporkan kejadian perampokan yang dialami di Pantai Kayu Putih, Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Badung sesaat setelah kejadian.
Kasi Humas Polres Badung, Ipda I Putu Sukarma, menyatakan bahwa kepolisian masih belum berhasil mengungkap identitas pelaku yang memukul kepala korban dengan balok kayu tersebut.
"Unit Reskrim Polsek Kuta Utara masih melakukan penyelidikan. Pelaku belum ditangkap, masih dalam lidik," ujar Ipda Sukarma saat dikonfirmasi pada Selasa (2/7/2024).
Sukarma menambahkan bahwa polisi menghadapi beberapa kendala dalam upaya penyelidikan, seperti minimnya saksi mata dan tidak adanya rekaman CCTV yang merekam kejadian tersebut.
Sebelumnya diberitakan, EMT (25) dan rekannya SAB dirampok oleh orang tak dikenal (OTK) di Pantai Kayu Putih, Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Badung, pada Rabu (26/6/2024).
Baca Juga: CATAT! Aturan Baru Pembuatan SIM di Polresta Denpasar: Wajib Lampirkan Kartu BPJS
Saat itu, mereka sedang berjalan kaki dari Pantai Batu Bolong menuju Pantai Kayu Putih sekitar pukul 19.30 WITA.
Tiba-tiba, seorang pria yang tidak diketahui identitasnya muncul dan langsung memukul kepala EMT dan SAB serta beberapa bagian tubuh lainnya menggunakan balok kayu, menyebabkan mereka berdarah.
Pelaku kemudian mengambil kamera Canon G7X warna hitam milik korban. Meskipun EMT dan SAB sempat berteriak minta tolong, pelaku berhasil melarikan diri.
Warga sekitar segera membantu kedua korban ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan.
Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian sebesar Rp31 juta. Mereka kemudian melaporkan insiden tersebut ke Polsek Kuta Utara untuk diproses lebih lanjut.(*)
Editor : Suharnanto Jembrana Express