Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

MEMPRIHATINKAN! Kondisi Terkini Wanita Ukraina Korban Kekerasan di Bali: Trauma, Sering Mengigau Ketakutan

Suharnanto Jembrana Express • Rabu, 10 Juli 2024 | 21:42 WIB
Wanita Ukraina korban kekerasan di Bali mengalami penderitaan secara fisik dan psikis.
Wanita Ukraina korban kekerasan di Bali mengalami penderitaan secara fisik dan psikis.

JEMBRANAEXPRESS.COM-Kondisi kesehatan terutama kejiwaan Wanita Ukraina,DG,35, korban kekerasan suami di Bali kian memprihatinkan.

 

Selain mengalami luka secara fisik akibat tindak kekerasan, ternyata penderitaan yang dialami Wanita Ukraina di Bali tersebut cukup berat secara psikis.  

 

Terbaru, DG mengalami trauma, sehingga kerap mengigau seperti orang ketakutan akibat ulah kekerasan suaminya.

“Saya takut, tidak bisa konsentrasi dalam mengerjakan apapun dan sering lupa,”tutur DG pada Selasa (9/7/2024).

 

DG meyakinkan pengakuannya itu bukan bohong melainkan benar adanya bahkan ia telah memeriksakan diri ke dokter spesialis.

“Saya sudah periksa ke dokter Made Nyandra, psikiater di Denpasar. Pak Polisi bisa periksa dokternya agar lebih jelas,”kata DG.

 

Seperti diketahui, kasus ini dilaporkan ke  Polres Badung dengan nomor LB/22/II2024/SPKT/POLRES BADUNG/POLDA BALI pada 15 Februari 2024.

Baca Juga: PARAH! Edarkan Narkoba, Ayah di Bali Ini Libatkan Anak dan Temannya yang Berusia Dibawah Umur

“Saya korban korban kekerasan di Bali, saya ingin pelaku ditindak, jangan dibiarkan,”kata korban DG pada Selasa (25/6/2024) malam.

 

Korban menambahkan, akibat perbuatan Abdry ia mengaku mengalami banyak kerugian. Disamping sakit  akibat tindak kekerasan, korban tidak bisa menjalankan usahanya lagi.

 

“Saya hanya ingin hukum ditegakkan dan saya bisa tinggal di Bali dengan tenang, aman,”ungkap korban DG.

DG diduga dianiaya Andry di Kids Klub, sebuah vila sekaligus tempat tinggal korban DG dan terlapor di kawasan Kuta Utara, Badung.

 

Korban DG dianiaya dengan cara dipukul dengan tangan kosong karena masalah tak jelas. Akibatnya, korban mengalami luka memar di wajah dan beberapa bagian tubuhnya.

 

Tak hanya mengalami KDRT, korban DG juga tak bisa lagi menemui anaknya yang masih memerlukan kasih sayangnya. (*)

Editor : Suharnanto Jembrana Express
#kekerasan #korban #trauma #bali #wanita ukraina #suami