Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

Fakta Baru, Penyelidikan Penyebab Kematian Mantan Bupati Jembrana dan Istri di Denpasar: Ada Cairan Mencurigakan

I Gede Paramasutha • Sabtu, 31 Agustus 2024 | 00:29 WIB
Petugas BPBD mengevakuasi jenazah IB Ardana dan istrinya yang meninggal misterius di rumahnya Sesetan Denpasar.
Petugas BPBD mengevakuasi jenazah IB Ardana dan istrinya yang meninggal misterius di rumahnya Sesetan Denpasar.

JEMBRANAEXPRESS.COM-Penyebab kematian mantan Bupati Jembrana, Ida Bagus Ardana ,84, dan istrinya, AA Ayu Sri Wulan Trisna ,64, di Denpasar masih menjadi misteri.

 

Kabid Humas Polda Bali Kombespol Jansen Avitus Panjaitan menjelaskan bahwa Polresta Denpasar masih mendalami hasil pemeriksaan dari laboratorium forensik, autopsi, dan visum et repertum dari kedokteran forensik.

 

"Saat ini kesimpulan sementara menunjukkan bahwa Ida Bagus Ardana dan istrinya meninggal secara tidak wajar," ujarnya di Gor Yudomo, Kepaon, Denpasar, Jumat (30/8/2024).

Jansen menambahkan bahwa tidak ditemukan bahan senyawa berbahaya dari cairan mencurigakan yang ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP).

 

"Cairan tersebut belum ditemukan kaitannya dengan kematian korban. Nama jelas cairan itu nanti akan disampaikan," tambahnya.

Hingga kini, Polresta Denpasar telah memeriksa 26 saksi, termasuk anggota keluarga dan tetangga korban.

 

Penyidik juga telah mengirimkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) awal kepada pelapor, melakukan autopsi kedua terhadap jenazah korban, serta mengirimkan sampel ke laboratorium untuk pemeriksaan patologi anatomi dan toksikologi.

Baca Juga: Diduga Korban Kecelakaan Laut: Mayat WNA yang Ditemukan di Bawah Tebing Pura Uluwatu, Badung

Selain itu, barang bukti yang ditemukan di TKP telah dikirimkan ke Labfor Polda Bali, dan penyidik juga melakukan pengecekan terhadap komputer kerja korban serta meminta riwayat GPS mobil sewaan yang digunakan oleh saksi terakhir yang bertemu dengan korban.

 

Polisi juga memperdalam beberapa keterangan saksi dan menganalisis ulang rekaman CCTV di sekitar TKP.

Setelah semua bukti dan hasil pemeriksaan terkumpul dan lengkap, kepolisian akan melakukan gelar perkara untuk menentukan langkah selanjutnya.

 

Jansen menampik anggapan bahwa kepolisian lambat dalam mengungkap kasus ini.

 

"Bukan lambat, tetapi rekan-rekan di Polresta sedang mendalami kasus ini untuk memastikan tidak ada kesalahan dalam menyimpulkan penyebab kematian. Kami ingin memastikan semua bukti sesuai sebelum membuat kesimpulan," tegasnya. (*)

 

Editor : Suharnanto Jembrana Express
#penyebab kematian #jembrana #Ida Bagus Ardana #denpasar #mantan bupati