Rumah Warga di Desa Pengelatan Buleleng Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp20 Juta

Dian Suryantini • Dipublikasikan Selasa, 21 Juli 2026 | 17:43 WIB
DARURAT : BPBD Buleleng saat memberikan bantuan darurat untuk korban kebakaran rumah di Penglatan. (ist)
DARURAT : BPBD Buleleng saat memberikan bantuan darurat untuk korban kebakaran rumah di Penglatan. (ist)

JembranaExpress.Com - Musibah kebakaran melanda sebuah rumah milik warga di Banjar Dinas Sanih, Desa Pengelatan, Kecamatan Buleleng, Minggu (19/7) malam. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 19.35 Wita itu menyebabkan sebagian bangunan rumah hangus terbakar dengan kerugian material ditaksir mencapai Rp20 juta.

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Buleleng Gede Suyasa, mengatakan rumah yang terdampak merupakan milik Nengah Sulaba. Berdasarkan hasil asesmen cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buleleng, bagian bangunan yang terbakar meliputi satu kamar tidur, gudang, dan dua dapur.

Baca Juga: Hadapi 13 Ancaman Bencana, BPBD Karangasem Perkuat Kesiapsiagaan Penyandang Disabilitas

“Penyebab kebakaran hingga kini masih dalam penyelidikan pihak berwenang,” ujar Suyasa, Selasa (21/7).

 

Informasi mengenai kebakaran diterima BPBD dari pelapor, Kadek Meryawan, sekitar pukul 19.35 Wita. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) Regu I BPBD Buleleng langsung menuju lokasi untuk melakukan asesmen, pendataan kerusakan, serta menyalurkan bantuan darurat kepada keluarga korban.

 

Hasil kaji cepat menunjukkan kamar tidur dan gudang berukuran sekitar 5 x 3,5 meter hangus terbakar. Selain itu, dua dapur dengan luas total sekitar 5 x 5 meter juga mengalami kerusakan akibat kobaran api. Bangunan yang terbakar diketahui menggunakan rangka atap berbahan kayu dengan penutup seng dan genteng, serta dinding batako. Tingkat kerusakan dikategorikan sebagai kerusakan sedang.

Baca Juga: Pengurugan TPA Mandung Capai 90 Persen, Tabanan Segera Tinggalkan Sistem Open Dumping

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden tersebut mengakibatkan satu orang mengalami luka-luka. Hingga proses penanganan selesai, tidak ada laporan korban hilang maupun warga yang masih dalam pencarian.

 

Sebagai langkah penanganan darurat, BPBD Buleleng menyalurkan bantuan logistik berupa satu paket sembako, dua lembar matras, dan satu lembar terpal untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga terdampak. Petugas juga melakukan pendataan terhadap kondisi bangunan serta kebutuhan lanjutan sebagai dasar penanganan berikutnya.

 

Proses penanganan melibatkan Tim Reaksi Cepat (TRC) Regu I BPBD Buleleng, Analis Kebencanaan BPBD, Kelian Dusun Banjar Dinas Sanih, serta warga bersama keluarga korban yang bergotong royong membantu penanganan pascakebakaran.

Baca Juga: Bus Sakhindra Trans Keluar Jalur Usai Tabrak Motor di Melaya, Pengendara Alami Patah Tulang

BPBD Buleleng mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama dengan memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman dan tidak meninggalkan sumber api tanpa pengawasan. Langkah pencegahan sederhana dinilai penting untuk meminimalkan risiko kebakaran yang dapat menimbulkan kerugian maupun membahayakan keselamatan penghuni rumah.

 

Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak berwenang. BPBD memastikan akan terus memantau kondisi keluarga terdampak dan siap memberikan penanganan lanjutan apabila diperlukan.***

Editor : I Gde Riantory Warmadewa
kebakaran buleleng desa pengelatan kebakaran bpbd buleleng buleleng