JEMBRANA, JEMBRANAEXPRESS - Jika melintasi Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana ke Ketapang, Banyuwangi, kita biasanya akan melihat pantai berpasir putih di sebelah kanan atau timur.
Pantai berpasir itu begitu memikat dilihat dari kapan pun penyeberangan. Apalagi pantainya terbilang masih perawan.
Tidak ada bangunan dan manusia yang memenuhi lokasi pantai yang masuk wilayah Kabupaten Jembrana ini.
Baca Juga: Maestro Karawitan Jadi Korban Tragedi 1965, Desa Kedis Buleleng Terus Meregenerasi Gong Kebyar Anak
Pantai ini tetap menjadi perawan karena memang berada di dalam Taman Nasional Bali Barat (TNBB). Sehingga tidak bisa dieksploitasi. Bukannya masuk ke dalam kawasan konservasi.
Pantai Prapat Agung memang terpencil. Lokasinya di Semenanjung Prapat Agung yang menjadi bagian dari Taman Nasional Bali Barat (TNBB).
Untuk mencapai pantai Prapat Agung bisa melalui jalur laut atau darat.
Kalau jalur laut, di sekitar Pantai Teluk Gilimanuk ada penyewaan perahu atau perahu untuk menuju ke sana.
Namun, jika menggunakan jalur darat, harus mengambil jalur Cekik-Singaraja. Seperti terlihat di kanal Youtube The Life Enjoyer, pengunjung harus melewati wilayah pertigaan Tegal Bunder, Sumberklampok, dan masuk ke kawasan TNBB.
Nah, dari Tegal Bunder ini lah harus melalui jalan yang sebagian berbatu dan tanah. Hanya sebagian saja jalan beraspal. Pengunjung akan dikenakan biaya masuk TNBB sebesar Rp10 ribu untuk WNI.
Baca Juga: Bermodal Rp100 Ribu, Tidak Rugi Melihat Mamalia Laut Cantik di Lovina Bali
Pengunjung akan melihat semak hutan di kanan kiri, dan terkadang akan bertemu dengan beberapa hewan yang menghuni TNBB, termasuk rusa dan monyet.
Sesampainya di Pantai Prapat Agung, pengunjung bisa melihat Selat Bali, dan hilir mudik kapal penyeberangan.
Tidak hanya itu, pengunjung bisa melihat Gunung Ijen dan Gunung Ranti yang menjulang tinggi di Pulau Jawa, atau seberang selat. ***
Editor : Y. Raharyo