Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

Keunikan Pura Prapat Agung di TNBB Jembrana, Ada Telaga Warna-Warni yang Tak Pernah Kering Meski Kemarau Panjang

I Putu Suyatra • Minggu, 4 Februari 2024 | 21:59 WIB
Pura Prapat Agung di TNBB, Jembrana, di sini ada telaga warna-warni yang tak pernah kering
Pura Prapat Agung di TNBB, Jembrana, di sini ada telaga warna-warni yang tak pernah kering

NEGARA, JEMBRANAEXPRESS - Pura Dang Kahyangan Prapat Agung di Jembrana memiliki keunikan dan sejarah penting bagi umat Hindu di Bali. Selain keistimewaan dari air telaganya yang berwarna-warni, Pura Prapat Agung juga menjadi tempat bersejarah bagi perkembangan masyarakat Bali.

Lontar Dwijendra Tattwa, kisah epik perjalanan suci Dang Hyang Nirartha dari Tanah Jawa, menggambarkan dengan jelas keterkaitannya dengan Pura Prapat Agung.

Dalam lontar tersebut, disebutkan 35 lokasi yang terkait dengan perjalanan suci Dang Hyang Nirartha, di mana Pura didirikan untuk mengenang dan memuja jasa-jasanya.

Pura Prapat Agung, yang terletak dalam kawasan hutan lindung Taman Nasional Bali Barat, ternyata memiliki asal-usul sebagai permandian Ida Bhatara Sakti Dwijendra, tempat Dang Hyang Nirartha memulai perjalanan pengenalan terhadap peradaban masyarakat Bali.

Di sisi kiri Utama Mandala Pura Prapat Agung, terdapat tempat "payogan" di mana Dang Hyang Nirartha bersemadi, menandai awal dari pemahaman mendalam terhadap budaya Bali.

Selain mempelajari peradaban masyarakat Bali, Dang Hyang Nirartha juga menciptakan sebuah telaga atau kolam yang kini dikenal sebagai Pura Taman Beji.

Telaga ini diciptakan untuk memenuhi kebutuhan air bagi hewan-hewan yang kehausan, yang tetap tidak pernah kering meskipun mengalami kemarau panjang.

Pujawali Pura Prapat Agung dirayakan setiap Hari Purnama sasih Kalima.

Sehari sebelum pujawali, dilakukan Upacara Ngebejian dari Utama Mandala melalui Pura Taman Beji hingga ke Segara/Laut, yang dilanjutkan dengan Upacara Pecaruan dan Bhakti Pengoleman di Utama Mandala Pura Dang Kahyangan Prapat Agung.

Rangkaian upacara ini dilanjutkan dengan Bhakti Penganyar dan ditutup dengan Upacara Panyineban pada malam hari. ***

 

Editor : Y. Raharyo
#Pura Prapat Agung #jembrana #bali #Dang Hyang Nirartha