TABANAN, JEMBRANAEXPRESS - Nongkrong di kafe sambil menikmati secangkir kopi sudah cukup lumrah dan mainstream. Minum kopi di restoran pinggir sawah juga sudah tidak asing lagi.
Namun menikmati segelas kopi lesehan dengan suasana pemandangan alam terbuka dan matahari terbenam di tepi sawah dari pedagang kopi keliling menggunakan sepeda motor tentu akan menjadi pengalaman unik yang tak ternilai harganya.
Seperti di Kabupaten Tabanan ini. Sedang viral tempat nongkrong yang asyik bagi pencinta alam, matahari terbenam, dan kopi.
Ngopi di tepi jalan dengan pemandangan hamparan sawah, pepohonan, gunung yang indah dan angin yang sejuk serta sajian hidangan kecil membuat tempat tersebut ramai dikunjungi.
Tempat ini bernama Nyarik Kopi, yang terletak di Jalan Subak Bangkyang Sidemen, Babahan, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Bali. Berjarak 45 menit dari pusat Kota Tabanan.
Nyarik berasal dari kata carik, atau sawah. Sehingga Nyarik Kopi kurang lebih berarti minum kopi di tepian sawah.
Baca Juga: Kasus Pembunuhan Siswa SMAN di Malang: Divonis 7 Tahun Penjara, Pelaku Pikir-Pikir
Pedagang kopi ini mengusung konsep yang agak berbeda dari biasanya. Dia menjual kopi keliling menggunakan sepeda motor klasik yang dimodifikasi sehingga bisa mengangkut peralatan dan bahan untuk membuat kopi.
Hery, sang pemilik Nyarik Kopi menhatakan, dia terinspirasi dengan pedagang kopi keliling di Jakarta. Namun, dia ingin agar suasananya berbeda, maka dia bukan di pinggir jalan tepi sawah di Bali.
Agar penjualannya ramai di kawasan tengah yang sepi itu, dia menggunakan media sosial sebagai senjata dalam promosi. Hasilnya, dalam sehari ada 200 orang pelanggan yang datang.
Baca Juga: Motif Kain Wayang Kebo di Tenganan Digunakan saat Potong Gigi hingga Pernikahan
Pas pertama kali mungkin bisa dibilang viral di media sosial, akun Nyarik Kopi banyak yang lihat, tiba-tiba datang mungkin sampai 200 orang, kata Hery dikutip dari kanal Youtube NAPANAMA, Rabu (8/2/2024).
Nyarik Kopi menyediakan berbagai sajian kopi dengan beberapa jenis atau selera, juga ada minuman lainnya.
Untuk penganan, di sini ada beberapa jajanan tradisional seperti laklak yang khas dari Tabanan. Juga ada hidangan rebus berupa jagung, edamame, kacang, hingga ubi rebus.
Harga soal, masih sangat terjangkau. Tidak sampai harga di kafe. Yakni mulai dari Rp5.000 sampai Rp7.000. Seperti harga desa.
Uniknya, waktu buka atau mangkal Nyarik Kopi tidak menentu. Sebab, penjualannya di tempat terbuka yang tergantung cuaca.
Maka, bagi calon pelanggan lebih baik melihat jadwal Nyarik Kopi mangkal melalui akun Instagram @Nyarikkopi.
Tapi, yang pasti, Nyarik Kopi biasanya mangkal pada sore hari karena memanfaatkan suasana alam persawahan menjelang matahari terbenam. ***
Editor : Y. Raharyo