TABANAN, JEMBRANAEXPRESS - I Wayan Novana, warga Desa Adat Samsam, Kecamatan Kerambitan, Tabanan punya pengalaman seram saat memancing di Enjung Kapas. Dia ditemui pendeta gaib.
Cerita itu bermula saat Hari Banyu Pinaruh atau sehari setelah Hari Saraswati, I Wayan Novana memutuskan memancing bersama satu orang rekannya dari Banjar Pangkung Prabu, Kecamatan Tabanan.
Ia memilih spot mancing di Enjung Kapas yang berlokasi di Desa Tangguntiti, Kecamatan Selemadeg Timur. Lokasi ini persis berada di sebelah barat muara Pantai Pasut, Kerambitan.
Dinamai Enjung Kapas karena dilokasi itu terdapat Pohon Abian Kapas yang menjadi patokan serta terdapat sebuah pura di bawah pohon tersebut.
Di lokasi itulah Wayan Novana dan temannya memancing plus mendapatkan pengalaman yang tak akan pernah ia lupakan.
Tiba di lokasi pukul 18.00 Wita, ia langsung duduk manis setelah melempar umpan.
Setelah ditunggu sekitar 2 jam, ikan target tak kunjung ia dapatkan. Menggunakan umpan Ikan Kocing, ia tetap sabar dan yakin bahwa joran pancingnya akan disambar.
"Saya masih sabar waktu itu, tapi kesabaran ada batasnya juga. Akhirnya saya bergumam 'baang ngidih be besik jro' (beri minta ikan 1, Jro)," kata Wayan Novana.
Tak berapa lama, harapannya pun berbuah kenyataan. Jorannya melengkung tajam setelah dihajar Ikan GT berukuran 15 jari orang dewasa.
Butuh waktu lama untuk menaklukkan ikan predator tersebut. Mukanya kemudian semringah dan rekannya juga ikut terpacu dengan tangkapannya.
Tapi kejadian mistis pun mengikuti setelah ia mendapat ikan itu. Tepat di sampingnya tiba-tiba muncul sesosok pendeta berpakaian serba putih membawa genta.
"Bukan saya saja, teman saya yang jaraknya 10 meter juga melihat sosok itu," katanya.
Kejadian itu membuat keduanya ketakutan. Temannya lari terbirit-birit.
"Saya syok, gemetar, takut, dan seperti tersihir tak bisa bergerak. Sosok itu hanya duduk sembari memegang gentanya," seru ayah 1 anak ini.
Setelah beberapa menit, akhirnya Wayan Novana bisa menggerakkan badan dan kemudian pergi.
"Dalam ketakutan, saya sempat bilang 'terimakasih ikannya' kepada sosok itu," sambungnya.
Dalam perjalanan pulang, kedua pemancing saling melempar pertanyaan, siapa sebenarnya sosok tersebut dan mengapa tiba-tiba muncul.
"Saya dan teman menebak mungkin karena sekarang Rahinan Banyu Pinaruh," imbuhnya.
Setelah mendapat kejadian itu, Wayan Novana mengaku kapok memancing di spot tersebut karena takut kejadian itu kembali menimpanya. ***
Editor : Y. Raharyo