Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

Bukan di Kintamani, Rumah Makan Nirmala: Surga Kuliner Mujair Nyat-Nyat di Kabupaten Klungkung, Digemari Sejumlah Pejabat Dan Anggota Dewan

Putu Resa Kertawedangga • Senin, 10 Juni 2024 | 17:35 WIB
MUJAIR NYAT-NYAT: Porsi mujair Nyat-Nyat olahan Rumah Makan Nirmala, Desa Adat Lepang, Desa Takmung, Banjarangkan.
MUJAIR NYAT-NYAT: Porsi mujair Nyat-Nyat olahan Rumah Makan Nirmala, Desa Adat Lepang, Desa Takmung, Banjarangkan.

KLUNGKUNG, JEMBRANA EXPRESS - Kabupaten Klungkung dikenal dengan keindahan alamnya yang mempesona, namun kini tempat ini juga menjadi destinasi kuliner bagi pecinta ikan mujair nyat-nyat.

Warung makan atau rumah makan yang menyajikan menu khas ini, seperti Rumah Makan Nirmala, telah menjadi tempat langganan bagi pecinta kuliner di sekitar Kabupaten Klungkung.

Meski terkenal di Kintamani, Kabupaten Bangli, menu mujair nyat-nyat juga bisa dinikmati di Rumah Makan Nirmala, Klungkung.

Disajikan dengan bumbu Bali atau base genep yang khas, mujair nyat-nyat di sini menjadi idola bagi banyak orang. Bahkan, tak jarang pejabat pun mengunjungi tempat ini untuk menikmati hidangan lezat ini.

I Wayan Koster (baju putih) bersama beberapa tokoh PDIP Bali saat saat menikmati mujair Nyat-Nyat olahan Rumah Makan Nirmala, Desa Adat Lepang, Desa Takmung, Banjarangkan.
I Wayan Koster (baju putih) bersama beberapa tokoh PDIP Bali saat saat menikmati mujair Nyat-Nyat olahan Rumah Makan Nirmala, Desa Adat Lepang, Desa Takmung, Banjarangkan.

Gubernur Bali periode 2018-2023, I Wayan Koster, adalah salah satu dari mereka yang tak bisa menolak kelezatan mujair nyat-nyat di Rumah Makan Nirmala. Begitu juga beberapa anggota DPRD Klungkung yang kerap menyantap hidangan istimewa ini.

Dalam satu porsi, mujair nyat-nyat disajikan dengan sayur plecing dan kuah undis yang segar. Harga yang terjangkau, hanya Rp 35 ribu per porsi, membuat hidangan ini semakin diminati oleh masyarakat.

Pengelola Rumah Makan Nirmala, Ni Kadek Rustini, menceritakan bahwa tempat ini telah beroperasi sejak tahun 2013. Awalnya, mereka berdua dengan suaminya, I Ketut Sumerjaya, tidak memiliki bakat sebagai juru masak. Namun, tekad dan keberanian mereka untuk memulai usaha rumah makan dengan kolam pancing membawa kesuksesan.

"Saat awal, kami membuat bumbu secara manual. Satu kali pembuatan bumbu bisa memakan waktu hingga 3 jam, dari membuat hingga memasaknya," ujarnya.

Rumah makan ini, yang telah beroperasi selama 11 tahun, kini telah menjadi tujuan kuliner favorit tidak hanya bagi penduduk Klungkung, tetapi juga dari kabupaten lain. Banyaknya pejabat dan tokoh masyarakat yang pernah mencicipi hidangan mujair nyat-nyat di sini menjadi bukti akan kelezatan dan popularitas tempat ini.

 

"Kami sering mendapat kunjungan dari berbagai kalangan, bahkan dari pejabat dan anggota DPRD Klungkung yang kerap mampir dan menikmati hidangan kami," ungkap Ni Kadek Rustini.

Rumah Makan Nirmala tidak hanya menawarkan hidangan lezat, tetapi juga suasana yang nyaman dan luas, membuatnya menjadi tempat yang cocok untuk berbagai acara dan pertemuan. Dengan cita rasa dan pelayanan yang memuaskan, Rumah Makan Nirmala terus menjadi destinasi kuliner unggulan di Kabupaten Klungkung.***

Editor : I Gde Riantory Warmadewa
#mujair nyat nyat #kuliner #kintamani #rumah makan nirmala #klungkung #wayan koster