JEMBRANAEXPRESS.COM-Di triwulan kedua tahun 2025, Daya Tarik Wisata (DTW) Jatiluwih menambah sederet fasilitas baru untuk meningkatkan kenyamanan dan pengalaman wisatawan.
Salah satu inovasi terbaru yang ditawarkan adalah kehadiran Jatiluwih Eco Farm serta fasilitas helipad.
Fasilitas helipad ini memungkinkan wisatawan—terutama dari Denpasar—untuk langsung terbang ke Jatiluwih tanpa perlu repot menghadapi kemacetan.
Kolaborasi ini digagas antara SGI Air Bali dan pengelola Jatiluwih Eco Farm, menghadirkan pengalaman unik yang memadukan sensasi perjalanan udara dengan suasana khas pedesaan Bali.
“Ini merupakan perpaduan antara petualangan udara dan kehidupan autentik desa Bali. Wisatawan dari Denpasar bisa sampai ke Jatiluwih hanya dalam waktu 15 menit. Tanpa macet, tanpa repot,” ujar I Ketut Purna, Manager Operasional DTW Jatiluwih.
Lebih jauh, Jatiluwih Eco Farm dirancang sebagai sarana edukatif yang mengajak wisatawan untuk merasakan langsung aktivitas harian masyarakat desa.
Mulai dari menanam padi, memetik sayuran, memanen madu, hingga membuat minyak kelapa—all in one place.
“Bisa dibilang ini adalah versi mini dari DTW Jatiluwih. Bedanya, semua aktivitas bisa dilakukan kapan saja, tidak perlu menunggu musim tertentu,” jelas Purna.
Wisatawan dapat mencoba membajak sawah, beternak lebah, hingga memancing di kolam—membawa mereka lebih dekat dengan alam dan budaya lokal.
Tak berhenti sampai di situ, Jatiluwih juga menyiapkan langkah ekspansi dengan membangun fasilitas glamping dan villa berkonsep alam.
Rencananya, akan ada sekitar 20 unit penginapan berbahan kayu dan bambu, dengan desain yang tetap mengusung prinsip back to nature.
Pembangunan ini juga akan melibatkan warga sekitar sebagai bagian dari pemberdayaan sumber daya lokal.
“Nanti akan ada fasilitas seperti memetik alpukat, membuat kopi, canang, hingga mandi lumpur. Semua aktivitas agrikultur dan tradisional bisa dilakukan sambil menginap,” tambah Purna dengan penuh antusiasme.
DTW Jatiluwih terus bertransformasi—dari tempat wisata panorama sawah menjadi destinasi berpengalaman yang mengajak wisatawan menyatu dengan alam dan budaya Bali.(*)
Editor : Suharnanto