Tiga kendaraan terlibat kecelakaan yakni mobil Toyota Kijang Super DK 1208 GB, motor Honda Supra X DK 2915 DC dan mobil Toyota Fortuner B 8122 NT.
Baca Juga: Viral Tiga Sahabat Meninggal di Busungbiu Buleleng, Ternyata Gegara Bonceng Tiga Tabrak Pohon Asam
“Tidak ada korban jiwa, pemotor sudah dibawa ke RSU Negara untuk mendapat perawatan medis,” ujar Kasat Lantas Polres Jembrana, AKP Yusuf Dwi Atmodjo, Selasa (7/5/2024).
Peristiwa kecelakaan yang terjadi di Banjar Pasar, Desa Yehembang itu sambung Kasatlantas Yusuf berawal dari sepeda motor Honda Supra X DK 2915 DC bergerak dari arah barat ke timur (Gilimanuk menuju Denpasar).
Setibanya di lokasi kejadian, KM 78-79, sebuah mobil Toyota Kijang Super DK 1208 GB bergerak hendak masuk ke badan jalan menuju arah Denpasar.
Mobil Kijang Super yang dikemudikan IMW,50 asal Desa Yehsumbul itu sebelumnya tengah parkir disisi kiri (utara) jalan.
“Pengemudi mobil Kijang bergerak dari bahu jalan sebelah utara kemudian masuk ke badan jalan menuju ke arah timur,” terangnya.
Baca Juga: MENGENASKAN, I Made Agus Tewas usai Tabrakan di Jalan By Pass IB Mantra Klungkung, Sopir Truk Kabur
Melihat didepannya ada mobil yang hendak masuk ke badan jalan, pengendara motor yang diketahui berinisial MM,42 asal Kabupaten Banyuwangi itu tidak dapat menghindar.
“Terjadi serempetan dengan mobil kijang yang mengakibatkan pengendara Honda Supra X oleng ke kanan hingga masuk ke jalur kanan,” imbuhnya.
Namun naas, disaat bersamaan dari arah berlawanan (timur ke barat) datang kendaraan Toyota Fortuner B 8122 NT yang dikemudikan PRS,36 bergerak pada jalurnya.
Baca Juga: Mendak Toya di Pura Batukaru: Ritual Memohon Kesuburan, Dilakukan Tiga Desa Pemucuk
“Kedua kendaraan terlibat kecelakaan adu banteng. Mobil Fortuner mengalami kerusakan pada bagian depan, sedangkan motor Supra X mengalami ringsek,” paparnya.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, saat ini kecelakaan ditangani Unit Laka Polres Jembrana. Pengendara Honda Supra X menderita luka lecet pada kaki kiri, tangan dan kaki kanan disakitkan, cidera kepala sedang (CKS) dan di rawat di RSU Negara.
Baca Juga: Abaikan Standar Keselamatan, Wisatawan Tiongkok Tewas Snorkeling di Lovina Bali
Dengan kejadian ini, pihaknya menghimbau keada para pengendara agar tetap fokus berkendara, serta apa bila merasa ngantuk diharapkan dapat menepi terlebih dahulu dan itu untuk keselamatan bersama.
“Saya himbau pengendara tetap fokus saat berkendara, patuhi rambu lalulintas, dan menepi dahulu untuk istirahat apabila merasa lelah dan mengantuk,” pungkasnya.***
Editor : I Gde Riantory Warmadewa