Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

Tawur Agung Kesanga Jembrana 2026 Berlangsung Khidmat, Lima Sulinggih Pimpin Prosesi Sakral Sambut Nyepi 1948 Saka

I Gde Riantory Warmadewa • Senin, 23 Maret 2026 | 11:24 WIB
Prosesi Tawur Agung Kesanga Kabupaten Jembrana yang digelar di Catus Pata Simpang Surapati, Kelurahan Dauhwaru, Jembrana, Rabu (18/3/2026).
Prosesi Tawur Agung Kesanga Kabupaten Jembrana yang digelar di Catus Pata Simpang Surapati, Kelurahan Dauhwaru, Jembrana, Rabu (18/3/2026).

 

JembranaExpress.Com - Puncak upacara Tawur Agung Kesanga di Kabupaten Jembrana dalam rangka menyambut Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 berlangsung khidmat di kawasan Catus Pata, Rabu (18/3/2026).

 

Prosesi sakral ini menjadi semakin istimewa dengan kehadiran lima sulinggih yang memimpin langsung jalannya upacara. Kehadiran para pemuka agama tersebut bertujuan untuk memohon keharmonisan alam semesta sekaligus menjaga keseimbangan antara manusia dan lingkungan.

Baca Juga: Mudik Lebaran 2026 Makin Nyaman, BRI Dirikan Posko BRImo di 5 Rest Area Tol Jakarta–Jawa

Adapun lima sulinggih yang memuput upacara yakni Ida Pedanda Gede Oka Darma Manuaba, Ida Shri Bhagawan Jaya Waringin, Ida Rsi Bhujangga Wisnawa Dharma Santika, Ida Pandita Mpu Nabe Rastra Guna Wibawa, dan Ida Sri Mpu Pande Istri Galuh Santika Putri.

 

Ketua Panitia Tawur Kesanga Kabupaten Jembrana, A.A.B. Hendra Sugihantara Putra, menjelaskan bahwa pelaksanaan upacara ini menggunakan tingkatan Caru Manca Kelud Jangkep yang dilengkapi lima bebangkit, sesuai dengan ajaran dalam sastra Agastya Parwa.

 

“Upacara ini merupakan upaya nyomia atau menetralisir kekuatan negatif serta membayar hutang kehidupan kepada alam semesta demi mencapai keseimbangan Bhuwana Agung dan Bhuwana Alit sebelum pelaksanaan Catur Brata Panyepian,” ujarnya.

Baca Juga: Diskusi “Menggugat MBG yang Mulia”: Pakar Ungkap 14 Masalah Program Makan Bergizi Gratis

Rangkaian perayaan Nyepi sebelumnya telah diawali dengan prosesi Melasti di pesisir pantai. Setelah pelaksanaan Tawur Agung Kesanga di Catus Pata, masyarakat akan melanjutkan dengan upacara Pengerupukan di masing-masing rumah dan banjar.

 

Upacara ini turut dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Jembrana, Ketua TP PKK, jajaran Forkopimda, serta tokoh masyarakat dan umat Hindu setempat.

 

Puncak perayaan Hari Suci Nyepi akan dilaksanakan pada Kamis, 19 Maret 2026, melalui Catur Brata Panyepian yang meliputi Amati Geni (tidak menyalakan api), Amati Karya (tidak bekerja), Amati Lelungan (tidak bepergian) dan Amati Lelanguan (tidak menikmati hiburan).

Baca Juga: Tekanan Fiskal Daerah, Pemkab Jembrana Pangkas THR TPP ASN Jadi 50 Persen, Prioritaskan JKN dan Layanan Dasar

Ketua PHDI Jembrana, I Wayan Windra, menambahkan bahwa inti dari Tawur Agung Kesanga adalah proses Nyomia, yaitu penyucian untuk menghilangkan energi negatif dan menetralkan potensi bencana.

 

“Tujuannya agar Bhuta menjadi Dewa, sehingga kita dapat memulai Tahun Baru Saka 1948 dengan suasana yang bersih, damai, dan penuh kebahagiaan,” jelasnya.

Prosesi Tawur Agung Kesanga Kabupaten Jembrana yang digelar di Catus Pata Simpang Surapati, Kelurahan Dauhwaru, Jembrana, Rabu (18/3/2026).
Prosesi Tawur Agung Kesanga Kabupaten Jembrana yang digelar di Catus Pata Simpang Surapati, Kelurahan Dauhwaru, Jembrana, Rabu (18/3/2026).

 

Di tengah suasana religius tersebut, masyarakat juga diingatkan untuk memperkuat toleransi antarumat beragama. Pasalnya, Hari Raya Nyepi tahun ini bertepatan dengan bulan Ramadan.

 

Momentum ini diharapkan menjadi sarana introspeksi sekaligus mempererat persaudaraan demi mewujudkan Jembrana yang harmonis, maju, dan bermartabat melalui pembangunan manusia, alam, dan budaya.

Baca Juga: Di Balik Macet Gilimanuk, Gang Warga Berubah Jadi Pasar Takjil: Pedagang Raup Hingga Rp700 Ribu Sehari

Setelah rangkaian di Catus Pata selesai, masyarakat akan melanjutkan dengan Pengerupukan sebelum memasuki puncak Nyepi dengan pelaksanaan Catur Brata Panyepian selama 24 jam.***

Editor : I Gde Riantory Warmadewa
#tawur agung kesanga jembrana #nyepi 2026 #hari raya nyepi bali #catus pata #simpang surapati #dauhwaru #Bupati jembrana i Made Kembang Hartawan