JembranaExpress.Com - Pemerintah Kabupaten Jembrana menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 di Gedung Kesenian Bung Karno, Senin (30/3). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan arah kebijakan pembangunan daerah.
Acara tersebut dihadiri berbagai pemangku kepentingan, mulai dari perwakilan Bappeda Provinsi Bali, DPRD Kabupaten Jembrana, Forkopimda, Sekda, kepala perangkat daerah, hingga tokoh masyarakat dan akademisi.
Baca Juga: Bupati Kembang Hartawan Lepas 797 Santri, Program Santri Harmoni Jadi Langkah Nyata Pendidikan
Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, menegaskan pentingnya efektivitas dalam proses perencanaan pembangunan. Ia mengingatkan agar Musrenbang tidak hanya menjadi agenda rutin yang panjang, tetapi benar-benar fokus pada kebutuhan masyarakat.
“Tidak perlu usulan banyak-banyak, tetapi harus prioritas dan benar-benar dibutuhkan masyarakat,” tegasnya.
Menurutnya, kualitas perencanaan jauh lebih penting dibandingkan kuantitas usulan yang diajukan.
Bupati juga menekankan pentingnya para pejabat untuk lebih sering turun langsung ke masyarakat. Ia menilai, pendekatan lapangan sangat penting untuk memahami kondisi riil yang seringkali berbeda dengan data administratif.
“Dengarkan langsung aspirasi masyarakat. Jangan hanya di atas meja, karena realita di lapangan bisa berbeda jauh,” ujarnya.
Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan kebijakan yang lebih tepat sasaran dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, Kepala Bappeda Jembrana, I Gusti Made Wijaya, menjelaskan bahwa Musrenbang RKPD 2027 mengusung tema:
“Transformasi Teknologi dalam Integrasi Fiskal untuk Kemandirian Industri, Perdagangan, dan Ketahanan Pangan menuju Jembrana Maju, Harmoni, dan Bermartabat.”
Baca Juga: Arus Balik Lebaran 2026 Mulai Padat, 128 Ribu Pemudik Sudah Kembali ke Bali via Gilimanuk
Ia menambahkan, proses penyusunan RKPD telah melalui berbagai tahapan, mulai dari konsultasi publik hingga forum perangkat daerah.
Beberapa tahapan yang telah dilalui antara lain, Konsultasi publik, Musrenbang tematik kewirausahaan, Musrenbang kecamatan dan Forum perangkat daerah
Tahapan ini bertujuan memastikan setiap program yang dirancang benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan selaras dengan arah pembangunan Provinsi Bali.
Melalui Musrenbang ini, Pemerintah Kabupaten Jembrana menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pembangunan yang Inklusif, Berbasis teknologi dan Berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat
Hasil Musrenbang RKPD 2027 nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan prioritas pembangunan daerah serta menyelaraskan program kabupaten dengan kebijakan provinsi.***
Editor : I Gde Riantory Warmadewa