Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

Pesan Tegas Bupati Kembang di Musrenbang: Turun ke Lapangan, Dengarkan Rakyat

I Gde Riantory Warmadewa • Senin, 30 Maret 2026 | 16:01 WIB
Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan saat membukan kegiatan Musrenbang RKPD tahun 2027 di Balroom Gedung Kesenian Bung Karno, Senin (30/3/2026).
Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan saat membukan kegiatan Musrenbang RKPD tahun 2027 di Balroom Gedung Kesenian Bung Karno, Senin (30/3/2026).

 

JembranaExpress.Com - Pemerintah Kabupaten Jembrana menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 di Gedung Kesenian Bung Karno, Senin (30/3). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan arah kebijakan pembangunan daerah.

 

Acara tersebut dihadiri berbagai pemangku kepentingan, mulai dari perwakilan Bappeda Provinsi Bali, DPRD Kabupaten Jembrana, Forkopimda, Sekda, kepala perangkat daerah, hingga tokoh masyarakat dan akademisi.

Baca Juga: Bupati Kembang Hartawan Lepas 797 Santri, Program Santri Harmoni Jadi Langkah Nyata Pendidikan

Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, menegaskan pentingnya efektivitas dalam proses perencanaan pembangunan. Ia mengingatkan agar Musrenbang tidak hanya menjadi agenda rutin yang panjang, tetapi benar-benar fokus pada kebutuhan masyarakat.

 

“Tidak perlu usulan banyak-banyak, tetapi harus prioritas dan benar-benar dibutuhkan masyarakat,” tegasnya.

 

Menurutnya, kualitas perencanaan jauh lebih penting dibandingkan kuantitas usulan yang diajukan.

 

Bupati juga menekankan pentingnya para pejabat untuk lebih sering turun langsung ke masyarakat. Ia menilai, pendekatan lapangan sangat penting untuk memahami kondisi riil yang seringkali berbeda dengan data administratif.

Baca Juga: Arus Balik Lebaran 2026 di Gilimanuk Masih Tinggi, Hingga H+7 Sebanyak 173 Ribu Pemudik Belum Kembali ke Bali

“Dengarkan langsung aspirasi masyarakat. Jangan hanya di atas meja, karena realita di lapangan bisa berbeda jauh,” ujarnya.

 

Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan kebijakan yang lebih tepat sasaran dan berdampak nyata bagi masyarakat.

 

Sementara itu, Kepala Bappeda Jembrana, I Gusti Made Wijaya, menjelaskan bahwa Musrenbang RKPD 2027 mengusung tema:

 

“Transformasi Teknologi dalam Integrasi Fiskal untuk Kemandirian Industri, Perdagangan, dan Ketahanan Pangan menuju Jembrana Maju, Harmoni, dan Bermartabat.”

Baca Juga: Arus Balik Lebaran 2026 Mulai Padat, 128 Ribu Pemudik Sudah Kembali ke Bali via Gilimanuk

Ia menambahkan, proses penyusunan RKPD telah melalui berbagai tahapan, mulai dari konsultasi publik hingga forum perangkat daerah.

 

Beberapa tahapan yang telah dilalui antara lain, Konsultasi publik, Musrenbang tematik kewirausahaan, Musrenbang kecamatan dan Forum perangkat daerah

 

Tahapan ini bertujuan memastikan setiap program yang dirancang benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan selaras dengan arah pembangunan Provinsi Bali.

Baca Juga: Tinjau  Rencana Perbaikan Jalan di Pekutatan, Bupati Kembang: Bukan Cuma Aspal, Drainase Juga Harus Kuat

Melalui Musrenbang ini, Pemerintah Kabupaten Jembrana menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pembangunan yang Inklusif, Berbasis teknologi dan Berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat

 

Hasil Musrenbang RKPD 2027 nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan prioritas pembangunan daerah serta menyelaraskan program kabupaten dengan kebijakan provinsi.***

Editor : I Gde Riantory Warmadewa
#musrenbang rkpd tahun 2027 #aspirasi masyarakat #Bupati kembang #Kabupaten Jembrana #Bupati jembrana i Made Kembang Hartawan