JEMBRANAEXPRESS.COM–Seorang pria bernama Basyar Ilmi ,39, warga Desa Cukir, Kecamatan Diwek mengalami luka serius akibat penganiayaan senjata tajam (Sajam).
Pelaku penganiayaan rekan korban sendiri, M Ilman ,34, warga Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngoro Jombang.
Peristiwa ini dipicu oleh perselisihan saat keduanya tengah pesta minuman keras (miras).
Korban menderita luka bacok parah di bagian belakang leher dan kini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Kejadian berdarah itu terjadi pada Sabtu (7/6) petang di depan rumah ibu pelaku yang berada di Dusun Wringinjejer, Desa Gondek, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang.
“Tempat kejadian perkara merupakan rumah ibu kandung pelaku,” ujar Kapolsek Mojowarno, AKP Tri Sula Hadi, saat dikonfirmasi.
Menurut informasi yang dihimpun, Ilmi dan Ilman awalnya sedang pesta miras bersama sejumlah rekannya di Dusun Sumoyono, Desa Cukir, sejak pukul 10.00 pagi.
Sekitar pukul 16.00 sore, persediaan miras habis. Ilmi lalu memberikan uang Rp100 ribu kepada Ilman untuk membeli tambahan minuman keras. Namun, Ilman tak kunjung kembali.
“Pelaku ternyata pulang ke rumah ibunya. Korban kemudian menyusul ke sana untuk menanyakan kenapa tidak kembali,” jelas Kapolsek.
Sesampainya di rumah pelaku, keduanya terlibat adu mulut. Dalam kondisi sama-sama terpengaruh alkohol, pertengkaran pun memanas.
Saat korban hendak pergi, pelaku secara tiba-tiba menyerangnya dari belakang menggunakan sebilah parang dan membacok leher korban.
“Korban berusaha menyelamatkan diri dan sempat dibawa ke puskesmas, lalu dirujuk ke rumah sakit karena luka bacok yang cukup parah,” tambahnya.
Sementara itu, pelaku melarikan diri usai melakukan aksinya. Polisi telah menetapkan Ilman sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) dan masih terus melakukan pengejaran.
Upaya penggerebekan di rumah keluarga pelaku pun belum membuahkan hasil.
“Kami terus melakukan pencarian terhadap pelaku pembacokan di Jombang ini. Statusnya sudah DPO,” tegas AKP Tri Sula.(*)
Editor : Suharnanto