Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

Bertemu Pendaki Lokal, Ibu dan Anak yang Hilang Tersesat di Gunung Batukaru Dievakuasi dari Pos 3

IGA Kusuma Yoni • Selasa, 8 Juli 2025 | 20:57 WIB
Ibu dan anak yang dilaporkan hilang tersesat di Gunung Batukaru dievakuasi Tim SAR dalam kondisi selamat.
Ibu dan anak yang dilaporkan hilang tersesat di Gunung Batukaru dievakuasi Tim SAR dalam kondisi selamat.

JEMBRANAEXPRESS.COM – Ibu dan anak yang dilaporkan hilang tersesat di Gunung Batukaru, Tabanan ditemukan dalam kondisi selamat pada Selasa dini hari (8/7/2025).

 

Kedua pendaki tersebut Astuti ,40, dan putrinya Resta ,19, dilaporkan hilang usai terpisah dari rombongan utama berjumlah sembilan orang saat menuruni jalur pendakian dari puncak Gunung Batukaru pada Minggu (6/7/2025).

 

Menurut Kepala Pelaksana BPBD Tabanan, I Nyoman Srinadha Giri, keduanya ditemukan di sekitar Pos 3 jalur pendakian Pura Malen, Desa Pujungan, Kecamatan Pupuan, oleh seorang pendaki lokal sekitar pukul 00.50 WITA.

“Keduanya ditemukan selamat di Pos 3 oleh pendaki lokal. Selanjutnya, tim SAR gabungan bersama pemandu lokal langsung melakukan evakuasi menuju Pura Malen,” ungkap Srinadha Giri, Selasa (8/7).

 

Setelah proses evakuasi pendaki selamat, Astuti dan Resta akhirnya dipertemukan kembali dengan keluarga yang sudah menunggu di titik penjemputan.

Sebelumnya, laporan mengenai dua pendaki yang hilang di Gunung Batukaru diterima oleh BPBD Tabanan pada Senin pagi (7/7/2025) sekitar pukul 09.00 WITA.

 

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) Regu 2 BPBD Tabanan bersama Basarnas, Polsek Pupuan, relawan, pecalang, dan masyarakat langsung menyisir area pendakian.

 

 

Diketahui, rombongan sembilan orang pendaki memulai perjalanan dari jalur Pura Malen pada Minggu dini hari pukul 02.00 WITA.

Namun, Astuti dan Resta justru turun lebih dulu, hingga akhirnya terpisah dan tidak kembali bersama rombongan.

 

BPBD Tabanan mengimbau seluruh pendaki agar selalu memperhatikan keselamatan selama mendaki dan tidak memisahkan diri dari rombongan, terutama saat kondisi cuaca tidak menentu.

“Kami harap masyarakat yang melakukan aktivitas pendakian atau trekking di alam terbuka agar selalu mengikuti arahan pemandu dan memperhatikan keselamatan pribadi,” tutup Srinadha Giri.(*)

 

Editor : Suharnanto
#gunung batukaru #tabanan #evakuasi pendaki selamat #hilang tersesat di gunung batukaru #ibu dan anak #Pendaki tersesat Gunung Batukaru