Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

TRAGIS! Kronologi ABK Tewas Tenggelam di Pelabuhan Benoa Bali, Ternyata Korban tidak Bisa Berenang

I Gede Paramasutha • Senin, 18 Agustus 2025 | 21:08 WIB
Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah ABK bernama Bangga di Pelabuhan Benoa Bali.
Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah ABK bernama Bangga di Pelabuhan Benoa Bali.

JEMBRANAEXPRESS.COM – Tragedi laut terjadi di Bali menimpa seorang anak buah kapal (ABK) bernama Bangga ,23, asal Bekasi, Jawa Barat.

 

Korban Bangga ditemukan tewas setelah jatuh dari kapal dan tenggelam di Perairan Tanjung Benoa, Kuta Selatan, Badung, Bali Sabtu (16/8/2025) malam.

 

Insiden maut ini terjadi sekitar pukul 23.00 WITA saat korban bertugas di KM Banyu Urip 1. Upaya penyelamatan sempat dilakukan rekan-rekannya, namun korban yang tidak bisa berenang panik hingga akhirnya hanyut terbawa arus.

Baca Juga: Kecelakaan Tunggal di Gunung Soputan Denpasar, Pengendara Honda PCX Asal Sibangkaja Tewas di Tempat

Kronologi Kejadian

Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi, menjelaskan peristiwa bermula saat korban membangunkan Wakil Kepala Kamar Mesin (KKM) berinisial HS untuk menyalakan genset di Kapal Sri Dewata 67.

 

“Korban berjalan lebih dulu, sementara saksi HS masih berada di lambung kiri kapal. Tiba-tiba korban terjatuh ke laut,” ungkap Sukadi, Senin (18/8).

HS langsung berusaha menolong dengan melompat ke laut. Ia sempat memegang tubuh Bangga, namun korban berontak karena panik dan tidak bisa berenang.

 

Akhirnya pegangan HS terlepas, membuat Bangga terbawa arus deras.

 

Rekan-rekan ABK lain berinisiatif melemparkan tali dan pelampung, bahkan ada yang ikut terjun untuk membantu. Sayangnya, kondisi gelap dan arus kuat membuat pertolongan gagal.

 

Pencarian oleh Tim SAR Gabungan

Setelah kejadian dilaporkan, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas Bali, Ditpolairud Polda Bali, Sat Polairud Polresta Denpasar, serta nelayan setempat dikerahkan untuk pencarian.

Sejumlah peralatan diterjunkan, termasuk Kapal Patroli Polairud, rubber boat, hingga RIB milik Basarnas. Tim penyelam juga menggunakan peralatan Aquaeye untuk mendeteksi keberadaan korban.

 

“Penyelaman pertama hingga kedua hasilnya nihil karena arus bawah laut cukup kuat dan banyak kapal besar bersandar di lokasi,” jelas Wayan Juni Antara, Kasi Operasi dan Siaga Basarnas Bali.

Akhirnya pada sorti ketiga pukul 15.10 WITA, tim berhasil menemukan jasad Bangga pada kedalaman sekitar 15 meter, berjarak 20 meter dari titik awal jatuhnya.

 

Jenazah Dibawa ke RSUP Ngoerah Denpasar

Usai ditemukan, jenazah korban dievakuasi menggunakan ambulans ke RSUP Prof. Dr. IGNG Ngoerah Denpasar untuk proses lebih lanjut.

 

Hingga kini, penyebab pasti jatuhnya korban masih dalam penyelidikan. Pemilik kapal juga telah melaporkan kasus ini ke SPKT Polda Bali untuk ditangani Direktorat Polairud.(*)

 

Editor : Suharnanto
#basarnas #tim sar #abk tewas tenggelam #pelabuhan benoa #tragis #JATUH DARI KAPAL #bali