Hujan Deras Picu Longsor dan Banjir di Jembrana, BPBD Imbau Warga Tetap Waspada

I Gde Riantory Warmadewa • Dipublikasikan Rabu, 1 Oktober 2025 | 21:47 WIB
Petugas BPBD Jembrana assesment bencana longsor yang terjadi di Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Selasa (30/9).
Petugas BPBD Jembrana assesment bencana longsor yang terjadi di Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Selasa (30/9).

JEMBRANAEXPRESS.COM - Hujan dengan intensitas tinggi kembali memicu bencana tanah longsor dan banjir di dua wilayah berbeda di Kabupaten Jembrana, Senin (29/9).

Meski tidak ada korban jiwa, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana mengimbau masyarakat tetap waspada.

Baca Juga: Bupati Kembang Lantik 144 PPPK Tahap II dan 6 PNS Lulusan IPDN

Sekitar pukul 17.00 Wita, longsor terjadi di Banjar Dangin Pangkung Jangu, Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo. Dua titik permukiman terdampak, yaitu rumah milik I Putu Alit Adi Astika dan I Made Pasek Wirawan.

Di lokasi pertama, material longsor menimpa senderan jalan menuju rumah dengan ukuran tinggi 4 meter dan lebar 10 meter.

Petugas BPBD Jembrana assesment bencana longsor yang terjadi di Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Selasa (30/9).
Petugas BPBD Jembrana assesment bencana longsor yang terjadi di Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Selasa (30/9).

Dua sepeda motor milik korban ikut rusak, dengan kerugian ditaksir mencapai Rp17,2 juta.

Sementara itu, senderan jalan di rumah I Made Pasek Wirawan juga longsor dengan ukuran tinggi 6 meter dan panjang 5 meter.

Baca Juga: Keluarga Komang Alam Hadiri Sidang Mangku Luwes, Polres Bangli Kerahkan Puluhan Personil

Meski tidak menimbulkan kerugian material, kondisi tanah masih rawan longsor susulan.

“Hujan dengan intensitas tinggi menjadi pemicu utama terjadinya longsor. Tim sudah melakukan kaji cepat di lapangan dan berkoordinasi dengan aparat desa setempat,” ungkap Kepala Pelaksana BPBD Jembrana, Putu Agus Artana Putra, Selasa (30/9).

Petugas BPBD Jembrana assesment bencana longsor yang terjadi di Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Selasa (30/9).
Petugas BPBD Jembrana assesment bencana longsor yang terjadi di Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Selasa (30/9).

Tidak hanya longsor, banjir juga dilaporkan terjadi pada malam harinya di Lingkungan Samblong, Kelurahan Sangkaragung, Kecamatan Jembrana.

Baca Juga: Tragis! Istri di Jembrana Dapati Suaminya Tewas Gantung Diri di Belakang Dapur Rumah

Sekitar pukul 20.55 Wita, luapan Sungai Samblong menggenangi rumah milik I Gede Wartama (43) dengan ketinggian air mencapai mata kaki orang dewasa.

Beruntung, warga sempat mengevakuasi barang berharga ke tempat lebih tinggi sehingga tidak ada kerugian berarti.

Tim BPBD Jembrana bersama TRC Regu II, Pusdalops, perangkat kelurahan, dan Bhabinkamtibmas langsung turun tangan membantu penanganan mulai pukul 21.25 hingga 22.10 Wita.

“Banjir hanya sempat menggenangi rumah warga, saat ini air sudah mulai surut. Tidak ada korban jiwa maupun kerugian material yang signifikan,” jelas Putu Agus.

Baca Juga: Insiden Berdarah di Arena Tajen Songan Kintamani: Mangku Luwes Didakwa Jaksa Lakukan Pembunuhan pada Komang Alam

BPBD Jembrana menegaskan kedua kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, tim tetap disiagakan di lapangan untuk mengantisipasi bencana susulan.

“Kami mengingatkan warga di wilayah rawan longsor dan banjir untuk lebih berhati-hati, terutama saat hujan deras dengan durasi panjang,” pungkas Putu Agus.

Editor : I Gde Riantory Warmadewa
desa pohsanten tanah longsor jembrana hujan deras Kecamatan Mendoyo