Gubernur Bali dan Bupati Badung Tegaskan GWK Harus Bongkar Tembok yang Tutup Akses Warga Ungasan

Putu Resa Kertawedangga • Dipublikasikan Kamis, 2 Oktober 2025 | 00:28 WIB
BERTEMU: Pertemuan Gubernur Wayan Koster bersama Bupati Wayan Adi Arnawa dan Manajemen Garuda Wisnu Kencana (GWK) di Jaya Sabha, Denpasar, Selasa (30/9).
BERTEMU: Pertemuan Gubernur Wayan Koster bersama Bupati Wayan Adi Arnawa dan Manajemen Garuda Wisnu Kencana (GWK) di Jaya Sabha, Denpasar, Selasa (30/9).

JEMBRANAEXPRESS.COM – Gubernur Bali Wayan Koster bersama Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa memanggil manajemen Garuda Wisnu Kencana (GWK) ke Jaya Sabha, Denpasar, Selasa (30/9).

Pertemuan tersebut menegaskan instruksi pemerintah agar pihak GWK segera membongkar tembok yang menutup akses jalan warga di Ungasan, Badung.

Baca Juga: Kepolisian RI Tercoreng Moreng! Aiptu IWS Anggota Polsek Baturiti Tabanan Ditangkap Warga Usai Merampas Kalung Pedagang

Turut hadir dalam pertemuan itu Karo Hukum Setda Provinsi Bali Ida Bagus Gede Sudarsana, Kadis PUPR dan Perkim Provinsi Bali Nusakti Yasa Wedha, Kepala BPKAD Provinsi Bali I Ketut Maduyasa, Kabag Tapem Setda Badung Made Surya Dharma, serta jajaran direksi, komisaris, dan staf manajemen GWK.

Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan bahwa keputusan pembongkaran diambil setelah mencermati aspirasi masyarakat, rekomendasi DPRD Bali, serta perhatian publik yang cukup luas.

“GWK tidak boleh eksklusif dan tidak boleh memusuhi warga. Sebaliknya, GWK harus ramah, terbuka, dan berkolaborasi dengan masyarakat sebagai ekosistem yang saling mendukung. Dengan demikian, citra pariwisata Bali tetap terjaga dengan baik,” ujar Koster.

Baca Juga: Bupati Kembang Hartawan Tinjau Jalan Longsor di Jalur Pengastian–Pendem, Perbaikan Diprioritaskan

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan dukungan penuh atas instruksi Gubernur Bali tersebut.

Ia juga mengapresiasi sikap manajemen GWK yang merespons positif arahan pemerintah.

“Kami bersama Pemerintah Provinsi Bali berdiri di pihak masyarakat. Jalan ini sudah lama menjadi akses vital warga, sehingga harus segera dikembalikan agar aktivitas masyarakat dapat berjalan normal kembali. Kami berharap pembongkaran dapat diselesaikan secepatnya, dan ke depan terbangun hubungan yang lebih harmonis antara GWK dan warga sekitar demi kepentingan bersama,” ucap Adi Arnawa.

Manajemen GWK menyatakan menerima arahan Gubernur dan Bupati, serta berkomitmen untuk memulai pembongkaran pada 1 Oktober 2025 hingga tuntas.

Baca Juga: Hujan Deras Picu Longsor dan Banjir di Jembrana, BPBD Imbau Warga Tetap Waspada

Mereka juga berjanji akan menjalin kerjasama yang lebih baik dengan warga Desa Ungasan serta memastikan kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.***

Editor : I Gde Riantory Warmadewa
gwk bali tutup akses jalan warga Gubernur Bali Wayan Koster bali Unggasan tembok dibongkar