JembranaExpress.Com - Hingga H+7 arus balik Lebaran 2026, ratusan ribu pemudik tercatat belum kembali ke Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Senin (30/3/2026).
Berdasarkan data Posko Ketapang, jumlah penumpang yang kembali dari Jawa ke Bali sejak H+1 hingga H+7 mencapai 321.628 orang.
Sementara itu, total pemudik yang menyeberang dari Bali ke Jawa pada periode H-10 hingga H-1 tercatat sebanyak 494.678 orang.
Baca Juga: Arus Balik Lebaran 2026 Mulai Padat, 128 Ribu Pemudik Sudah Kembali ke Bali via Gilimanuk
General Manager ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang–Gilimanuk, Arief Eko Kurnianjah, mengungkapkan masih terdapat selisih signifikan antara jumlah pemudik yang keluar dan yang kembali ke Bali.
“Total penumpang yang kembali ke Bali dari H+1 sampai H+7 tercatat 321.628 orang. Sementara yang berangkat mencapai 494.678 orang. Artinya masih ada selisih sekitar 173 ribu orang yang belum kembali ke Bali,” jelasnya.
Selisih tersebut menunjukkan arus balik masih akan terus berlangsung dalam beberapa hari ke depan.
Arief menjelaskan, tren arus balik terus mengalami peningkatan setiap harinya. Bahkan pada H+7 tercatat sebagai puncak sementara arus balik.
Dalam satu hari, jumlah penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Bali mencapai 56.365 orang, menjadi angka tertinggi selama periode arus balik tahun ini.
Tidak hanya penumpang, jumlah kendaraan yang menyeberang juga mengalami lonjakan signifikan.
Pada H+7, tercatat total 19.057 unit kendaraan menyeberang ke Bali, dengan rincianu 12.458 sepeda motor, 4.995 kendaraan roda empat, 1.192 truk dan 412 bus.
Lonjakan ini memperlihatkan tingginya mobilitas masyarakat pasca Lebaran.
Dengan masih adanya selisih jumlah pemudik yang cukup besar, ASDP memprediksi arus balik akan terus terjadi dalam beberapa hari mendatang.
“Melihat selisih yang masih besar, arus balik diperkirakan masih akan berlangsung beberapa hari ke depan,” pungkas Arief.***
Editor : I Gde Riantory Warmadewa