Mulai 5 Agustus, ASDP Berlakukan Sterilisasi Penuh di Enam Pelabuhan, Gilimanuk-Ketapang Jadi Prioritas

I Gde Riantory Warmadewa • Dipublikasikan Senin, 3 Agustus 2026 | 17:49 WIB
ASDP Modernisasi Layanan Penyeberangan, Sterilisasi Berlaku Mulai 5 Agustus. (ist)
ASDP Modernisasi Layanan Penyeberangan, Sterilisasi Berlaku Mulai 5 Agustus. (ist)

JembranaExpress.Com – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) akan memberlakukan sterilisasi penuh di enam pelabuhan utama di Indonesia mulai Rabu (5/8). Kebijakan tersebut diterapkan di Pelabuhan Merak, Bakauheni, Ketapang, Gilimanuk, Kayangan, dan Lembar sebagai bagian dari transformasi layanan penyeberangan nasional.

Baca Juga: Lima Perusahaan Jepang Uji Kecakapan CPMI Jembrana, Buka Peluang Kerja Program Tokutei Ginou

Program yang sebelumnya telah melalui tahapan sosialisasi dan soft launching ini bertujuan meningkatkan keselamatan, keamanan, serta ketertiban operasional di kawasan pelabuhan.

 

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Heru Widodo, mengatakan implementasi sterilisasi merupakan langkah strategis yang tidak hanya berfokus pada penataan kawasan pelabuhan, tetapi juga membangun budaya operasional yang mengedepankan aspek keselamatan.

 

“Mulai 5 Agustus, kita memasuki fase implementasi penuh sterilisasi di enam pelabuhan utama. Ini bukan sekadar perubahan tata kelola kawasan pelabuhan, tetapi juga perubahan budaya operasional yang menempatkan aspek keselamatan, keamanan, dan kedisiplinan sebagai prioritas utama. Dengan dukungan seluruh stakeholder, kami optimistis implementasi ini akan memperkuat keandalan layanan penyeberangan sekaligus menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi masyarakat,” ujarnya.

 

Menjelang pelaksanaan, ASDP bersama seluruh pemangku kepentingan telah menyiapkan berbagai aspek pendukung. Persiapan tersebut meliputi sosialisasi kepada pengguna jasa dan pelaku usaha, pemasangan rambu serta media informasi, pendataan berbasis Face Recognition, optimalisasi One Gate System (OGS), distribusi alat pelindung diri (APD) berupa rompi dan helm keselamatan, penataan arus kendaraan, hingga penguatan patroli gabungan dan sistem pengawasan.

Baca Juga: Program Ngaben Massal Gratis Kembang-Ipat Disambut Antusias, Diikuti Ratusan Warga

Khusus di lintasan Ketapang-Gilimanuk, implementasi sterilisasi difokuskan pada peningkatan sosialisasi kepada perusahaan pelayaran, penguatan kepatuhan penggunaan APD bagi pekerja di area operasional, serta pelaksanaan patroli gabungan secara rutin guna menciptakan kawasan pelabuhan yang lebih aman dan tertib.

 

Sementara itu, di Pelabuhan Merak dilakukan penataan kawasan secara menyeluruh, mulai dari pendataan ulang seluruh pihak yang beraktivitas, penertiban pedagang asongan melalui penggunaan rompi identitas resmi, hingga penyempurnaan fasilitas berupa pagar pembatas, CCTV, penerangan, dan pos pengawasan.

 

Di Pelabuhan Bakauheni, ASDP memperkuat pengaturan arus kendaraan melalui penataan jalur lalu lintas dan pembangunan kantong parkir khusus kendaraan roda dua. Adapun di Pelabuhan Kayangan dilakukan pembatasan kendaraan operasional roda dua milik perusahaan pelayaran, sedangkan di Pelabuhan Lembar pengendalian akses diperketat melalui penggunaan rompi identitas dan sistem Face Recognition.

Baca Juga: Toyota Calya Tabrak Bus di Gilimanuk, Dua Warga Banyuwangi Tewas

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Windy Andale, mengatakan keberhasilan implementasi sterilisasi merupakan hasil kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari regulator, aparat keamanan, pemerintah daerah, hingga pelaku usaha dan masyarakat.

 

“Dukungan yang kami terima selama masa sosialisasi hingga persiapan implementasi menunjukkan adanya kesamaan komitmen untuk menghadirkan pelabuhan yang lebih aman, tertib, dan nyaman. Sterilisasi menjadi langkah bersama dalam membangun layanan penyeberangan yang semakin profesional dan berorientasi pada keselamatan,” katanya.

 

ASDP berharap penerapan sterilisasi di enam pelabuhan utama tersebut menjadi tonggak modernisasi layanan penyeberangan nasional. Melalui kebijakan ini, perusahaan juga menargetkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap transportasi penyeberangan yang semakin andal, aman, tertib, dan berstandar internasional.***

Editor : I Gde Riantory Warmadewa
asdp ketapang gilimanuk sterilisasi pelayaran pt asdp indonesia ferry pelabuhan ketapang pelabuhan gilimanuk