JembranaExpress.Com - Dampak musim kemarau yang menyebabkan keterbatasan pasokan air bersih mulai dirasakan warga Dusun Benel, Desa Manistutu, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana. Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, Polres Jembrana menyalurkan bantuan sebanyak 12.000 liter air bersih kepada warga setempat, Rabu (12/8).
Baca Juga: Kebakaran Sepeda Motor di Dekat SPBU TMP Negara, Sempat Terdengar Ledakan
Penyaluran bantuan air bersih dipimpin langsung Kasat Samapta Polres Jembrana, AKP I Nyoman Arnama. Bantuan tersebut diberikan sebagai respons atas kebutuhan masyarakat yang mulai mengalami kesulitan memperoleh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari akibat musim kemarau yang berkepanjangan.
AKP I Nyoman Arnama mengatakan, kegiatan sosial tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri untuk hadir di tengah masyarakat dan memberikan manfaat nyata, terutama saat warga menghadapi persoalan yang berkaitan dengan kebutuhan dasar.
“Kami berupaya hadir dan memberikan bantuan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Penyaluran air bersih ini merupakan bentuk kepedulian Polri kepada warga yang mengalami kesulitan air akibat musim kemarau. Semoga bantuan ini dapat meringankan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Baca Juga: Atlet Binaan Buleleng Tembus Panggung Dunia, Prabawa Persembahkan Emas untuk Indonesia
Air bersih didistribusikan langsung kepada warga agar dapat segera dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Selain menyalurkan bantuan, personel kepolisian juga mengimbau masyarakat agar menggunakan air secara bijak dan menjaga sumber-sumber air yang ada di lingkungan sekitar.
Menurutnya, langkah tersebut penting dilakukan sebagai upaya mengantisipasi dampak kemarau yang berpotensi memperpanjang keterbatasan pasokan air bersih di sejumlah wilayah.
Bagi masyarakat Dusun Benel, bantuan air bersih tersebut diharapkan mampu mengurangi beban kebutuhan air selama musim kemarau. Kehadiran aparat kepolisian secara langsung juga menjadi bentuk pelayanan dan kepedulian kepada warga yang tengah menghadapi kesulitan.
“Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat, terutama ketika warga membutuhkan dukungan di tengah kondisi yang sulit,” pungkasnya.***
Editor : I Gde Riantory Warmadewa