NEGARA, JEMBRANA EXPRESS - Kebakaran hebat melanda salah satu rumah warga di Banjar Berawantangi Taman, Kecamatan Melaya, Jembrana Senin (18/12).
Selain bangunan rumah, kebakaran juga meludeskan gudang alat dekorasi beserta isinya dengan kerugian diperkirakan mencapai Rp400 juta.
Dari informasi yang berhasil dikumpulkan Jembrana Express (Jawa Pos Grup), kebakaran diketahui pertamakali sekitar pukul 11.00 Wita.
Saat itu, I Kadek Swastika Darma,21, hendak mengambil alat-alat dekorasi yang tersimpan di gudang belakang rumahnya yang akan disewa orang untuk acara di rumahnya.
Saat tiba di gudang, ia melihat kepulan asap dan api dari bagian atap bangunan. Saat membuka pintu masuk gudang, ia mendapati seluruh isi dalam gudang hangus terbakar.
Bahkan kobaran api saat itu mulai merembet ke bangunan rumah.
Tak menunggu lama, Suwastika meminta bantuan warga sekitar untuk memadamkan api sekaligus menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Baca Juga: Duarr, Isuzu Lawan Truk Kontainer di Jalan Raya Denpasar – Gilimanuk, Anak SMP Jadi Korban
Kapolsek Melaya AKP I Komang Muliyadi saat dikonfirmasi menyebutkan dari hasil olah TKP Tim Inafis Polres Jembrana, api pertamakali berasal dari dalam gudang dan membakar alat-alat dekorasi yang mudah terbakar.
Dugaan sementara api berasal dadi sisa pembakaran dupa diatas pelangkiran yang berada di dalam gudang.
“Pemilik sebelum kejadian sempat sembahyang dan menyalakan dupa diatas pelangkiran. Dugaan kami api berasal dari sisa dupa yang tertiup angin/jatuh ke bahan-bahan yang mudah terbakar yang ada di dalam gudang,” ujarnya.
Akibat kejadian itu, lanjut Kapolsek, api menghanguskan 1 buah bangunan rumah permanen dan gudang penyimpanan alat dekorasi, peralatan rumah tangga seperti sofa, kulkas, mesin cuci, lemari, kasur, peralatan dapur.
Kartu identitas, STNK mobil, uang sejumlah Rp7 juta yang ditaruh di dalam almari, serta peralatan dekorasi seperti meja, terpal, gayor, alat perasmanan dan kursi plastik.
“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, kerugian diperkirakan mencapai Rp 400 juta,” imbuhnya.
Sementara itu Kasi Damkar dan Penyelamatan Jembrana Kade Bagus Darmawan menyebutkan penanganan kebakaran di Banjar Brawantangi Taman, dilakukan oleh piket Regu III Damkar Jembrana.
Sebanyak 4 (empat) unit armada dikerahkan ke lokasi. Lama penanganan sekitar 150 menit dengan menghabiskan air 5 (lima) tangki atau 19.500 liter.
Atas kejadian ini, pihaknya mengimbau kepada warga agar berhati-hati jika meninggalkan api dupa di area yang mudah terbakar.
“Baiknya lebih waspada, jangan tinggalkan api dupa bekas sembahyang masih menyala atau pastikan dupa dalam keadaan mati saat ditinggalkan dalam waktu lama. Ini untuk menghindari kejadian serupa terulang lagi,” ujar Kade Bagus Darmawan. (*)
Editor : Suharnanto Jembrana Express