JEMBRANA EXPRESS - Aparat TNI dari Satuan Tugas Batalyon Infanteri 133/Yudha Sakti melaporkan pencapaian signifikan setelah berhasil menguasai markas Kelompok Separatis Teroris Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (KST TPNPB) Kodap IV/Sorong Raya.
Keberhasilan ini diraih oleh dua tim Mobile Sakti di bawah pimpinan Sertu Dega Jandri Folanda dan Serda Dimas Nuhali Pardosi setelah melaksanakan patroli dan ambush selama beberapa hari.
Menurut keterangan resmi dari Dansatgas Yonif 133/Yudha Sakti, Letkol Inf Andhika Ganessakti, penguasaan terhadap markas KKB ini merupakan hasil dari pencarian intensif selama seminggu, sejak tanggal 21 Januari lalu.
Meskipun kelompok tersebut berhasil lolos dari sergapan, pasukan berhasil menduduki markas dan menghancurkannya.
"Ya, memang benar berita ini. Pasukan kami telah berhasil menguasai markas KKB," ungkap Andhika Ganessakti, seperti dilansir dari Antara.
Dalam operasi ini, pasukan Yudha Sakti berhasil menyita sejumlah barang bukti, termasuk satu helai bendera bintang kejora, enam butir amunisi kaliber 5,56 mm, satu buah teleskop, satu buah solarcell, beberapa senter, dua lembar kartu KIS, tiga buah charger HP, satu buah lensa kamera, satu buah HP, busur dan anak panah, bahan makanan, dan beberapa jenis obat.
Selain itu, Tim Mobile Sakti juga berhasil mengamankan dua oknum masyarakat yang aktif sebagai simpatisan kelompok KKB.
Mereka ditangkap di hutan Kampung Aisa, Distrik Aifat Timur Jauh, setelah mengakui tugas mereka mengantar logistik kepada kelompok KKB.
"Terbukti dua oknum masyarakat itu kami amankan di hutan Kampung Aisa, Distrik Aifat Timur Jauh. Mereka mengakui bahwa selama ini bertugas untuk mengantar logistik kepada kelompok KKB," terang Andhika Ganessakti.
Saat ini, pasukan TNI masih berada di dalam hutan untuk melaksanakan proses eksfiltrasi, yakni pemindahan personel guna memastikan keamanan dan kelancaran operasi mereka." (*)