JEMBRANA EXPRESS-Kecelakaan maut kembali terjadi di Jalan Tol Ngawi-Kertosono, Jawa Timur yang menewaskan Ariyanto,37, sopir truk yang membawa muatan cabai.
Lokasi kecelakaan terjadi di kilometer 619 B pada Jumat (2/2), menyebabkan kematian Ariyanto setelah truk yang dikemudikannya menabrak bagian belakang truk tangki limbah tetes.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Madiun, Ipda Roni Susanto, menjelaskan kronologi kecelakaan tragis di Tol Ngawi-Kertosono.
Kecelakaan berawal ketika truk bermuatan cabai dengan nomor polisi P 9391 VI, yang dikemudikan oleh Ariyanto, bergerak dari arah Banyuwangi menuju Bogor.
Sesampainya di lokasi kejadian, sopir tersebut mencoba untuk melakukan manuver menyalip truk di jalur lambat yang juga mengangkut cabai.
Namun di lajur lambat terdapat truk tangki limbah tetes dengan nomor polisi W 8698 U, bergerak searah.
Akibat kurangnya konsentrasi dan jarak yang terlalu dekat, kecelakaan tabrakan depan belakang tak dapat dihindari.
Baca Juga: MIRIS! Fakta Kasus Kopi Sianida Pacitan: Pelaku Beli Lewat Online, Sebenarnya Sosok Ini yang Diincar
"Akibat tabrakan tersebut, bagian belakang truk tangki limbah tetes yang dikemudikan oleh Mujito ,52, mengalami kerusakan parah hingga mengalami kebocoran. Untungnya, Mujito, warga Desa Margourip, Ngancar, Kabupaten Kediri, selamat dari kejadian ini."ujar Roni Susanto dikutip dari Radar Madiun.
"Sopir truk cabai meninggal dunia karena terjepit di bagian kap truk, dan karena sopirnya adalah satu-satunya di dalam truk, tidak ada kernet yang turut serta," tambahnya.
Proses evakuasi korban berlangsung dramatis, memakan waktu lebih dari lima jam agar jasad Ariyanto dapat dikeluarkan dari badan truk.
Jenazah korban kemudian dibawa ke kamar mayat RSUD Caruban, sementara dua kendaraan diamankan untuk penyelidikan lebih lanjut.
Dugaan sementara mengindikasikan bahwa sopir truk cabai mungkin mengemudi dengan ugal-ugalan dan kecepatan tinggi.
"Sopir truk tangki ini kami harapkan memberikan keterangan untuk mengetahui penyebab kecelakaan."imbuh Roni. (*)
Editor : Suharnanto Jembrana Express