DENPASAR, JEMBRANA EXPRESS-Polda Bali menyatakan keresahan masyarakat terkait video kekerasan yang beredar terkait geng Gaza Denpasar, masih didalami kebenarannya.
Dijelaskan Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan Polsek Denpasar Utara bersama Unit PPA Polresta Denpasar telah memanggil orang tua para remaja yang diduga terlibat kekerasan ke Mapolsek.
Polisi juga berkoordinasi dengan Disdikpora Kota Denpasar dan kepala sekolah tempat para terduga pelaku kekerasan bersekolah untuk mencari solusi bersama.
Hasil pertemuan tersebut adalah kesepakatan antara orang tua, Disdikpora Kota Denpasar, dan kepala sekolah untuk bersama-sama melakukan pembinaan kepada anak-anak mereka melalui pernyataan tertulis dan testimoni bersama.
Setelah dibina di Mapolsek, anak-anak dikembalikan kepada orang tua untuk pembinaan lebih lanjut.
"Para orang tua sepakat untuk memberikan perhatian dan kasih sayang lebih kepada anak-anak mereka, serta membina mereka supaya tidak melakukan perbuatan yang melanggar hukum," kata Jansen.
Ke depan, Disdikpora Kota Denpasar berencana mengumpulkan para kepala sekolah SMP se-Kota Denpasar untuk menentukan langkah-langkah pembinaan bagi siswa mereka.
Kepala sekolah juga akan mengumpulkan semua orang tua siswa untuk melakukan pendekatan dan pembinaan bersama.
Jansen mengajak semua pihak, terutama orang tua, untuk belajar, mengawasi, memberikan perhatian, kasih sayang, serta meluangkan waktu untuk berkomunikasi dengan anak-anak. "Anak-anak sedang memasuki masa yang rawan akan pengaruh lingkungan," pungkasnya.(*)
Editor : Suharnanto Jembrana Express