BADUNG, JEMBRANA EXPRESS – Seorang buruh bangunan, Misbahul Munir ,22, dilaporkan hilang terseret arus Pantai Nyangnyang, Pecatu, Kuta Selatan, Badung, pada Minggu (2/6).
Pemuda asal Demak, Jawa Tengah tersebut terseret arus saat mandi di pantai.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali), I Nyoman Sidakarya, menjelaskan korban hilang terseret arus sekitar pukul 14.15 WITA.
"Kami menerima informasi tentang kejadian ini dari Bapak Somer, petugas Balawista Badung," ujarnya.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Basarnas Bali segera mengerahkan 10 personil untuk mencari Misbahul Munir.
Tim pencari ditempatkan di dua lokasi, satu tim menyisir sepanjang bibir pantai dan satu tim menggunakan Rigit Inflatable Boat (RIB) di laut.
"RIB 02 Denpasar bergerak dari Pelabuhan Benoa menuju lokasi sekitar korban tenggelam pada pukul 16.00 WITA," tambah Sidakarya.
Sayangnya, hingga pukul 18.00 WITA, Operasi SAR belum berhasil menemukan korban dan pencarian dihentikan untuk hari itu.
Pencarian akan dilanjutkan keesokan harinya oleh Tim SAR yang terdiri dari Basarnas Bali, Polairud Polda Bali, Balawista Badung UPTD Kuta Selatan, perangkat Desa Pecatu, serta rekan-rekan korban. (*)
Editor : Suharnanto Jembrana Express