GIANYAR, JEMBRANA EXPRESS -Motif dibalik ulah nekat Ni Koming Mas Rachma Putri, 20 tahun, melompat dari jembatan Blahtanah, Sukawati, Gianyar, Bali terungkap.
Rachma Putri mengaku mengalami kecelakaan dan tidak pulang selama tiga hari karena frustasi melihat pertengkaran antara ayah dan ibunya sehingga memutuskan nekat melompat dari jembatan.
Pengakuan Rachma Putri itu disampaikan di Polsek Sukawati Gianyar setelah diselamatkan warga usai melompat dari jembatan pada Selasa (4/6).
Kanit Lantas Polsek Sukawati, AKP I Made Weta, mengatakan Ni Koming Mas Rachma Putri ditemukan oleh warga dalam keadaan basah kuyup setelah melompat dari jembatan.
“Menurut keterangan warga, perempuan tersebut sempat melompat dari jembatan timur patung bayi Sakah,” ujarnya.
Setelah ditemukan, warga membawa Ni Koming Mas Rachma Putri ke Polsek Sukawati untuk diidentifikasi dan mengetahui alasan di balik tindakannya.
“Awalnya, dia enggan berbicara, namun setelah ditenangkan, dia akhirnya mau berbicara,” ungkap Made Weta.
Menurut keterangan dari Ni Koming Mas Rachma Putri, ia melakukan tindakan tersebut karena depresi melihat kedua orang tuanya sering bertengkar, yang akhirnya membuat mereka berpisah rumah.
“Saat ini, Ni Koming Mas Rachma Putri tinggal bersama ibunya, Ketut Ariani, di Pering, Gianyar, sedangkan ayahnya, I Wayan Artana, tinggal di Sidekarya, Denpasar,” jelas Made Weta.
Sekitar pukul 01.00 WITA, kedua orang tuanya datang menjemputnya di Polsek Sukawati.
I Wayan Artana menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pihak kepolisian dan warga sekitar yang telah menemukan anaknya.
“Orangtua Rachma Putri menyampaikan terima kasih kepada pihak kepolisian dan warga sekitar yang telah menemukannya,” pungkas Made Weta. (*)
Editor : Suharnanto Jembrana Express