BADUNG, JEMBRANA EXPRESS – Ucapan Wayan Setiawan kelangkaan gas LPG 3 kilogram akibat ulah dua pengoplos gas terbesar di Mengwi, Badung ditindaklanjuti polisi pada Selasa (4/6).
Polres Badung melakukan pengecekan ke Lokasi pengoplos gas sebagaimana disampaikan oleh Setiawan hang videonya viral di media sosial (Medsos) pada Selasa (4/6).
Kabid Humas Polda Bali Kombespol Jansen Avitus Panjaitan menjelaskan, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Kapolres Badung AKBP Teguh Priyo Wasono terkait dugaan adanya permainan pengoplos gas.
Satuan Reskrim Polres Badung yang dipimpin Kasatreskrim AKP I Gusti Nyoman Jaya Widura lantas melakukan penyelidikan, sekitar pukul 22.30 WITA.
Petugas awalnya mendatangi pembuat konten Wayan Setiawan di rumahnya, Banjar Koripan, Desa Sedang, Abiansemal, Badung, untuk klarifikasi.
"Sesuai keterangan yang bersangkutan dugaan adanya pengoplosan Gas 3 Kg bersubsidi tersebut ada di sebuah gudang di Desa Tangeb, Kelurahan Abianbase, Mengwi, yang dimiliki pria berinisial GAK, serta sebuah gudang di Desa Sobangan, Mengwi, milik IWS," tuturnya, Rabu (5/6).
"Yang bersangkutan beralasan, membuat video tersebut dikarenakan kesal akan sulitnya mendapatkan Gas LPG subsidi 3 Kg," tandas mantan Kapolresta Denpasar tersebut.
Adapun mengenai kelangkaan Gas LPG bersubsidi, Polda Bali dan jajaran akan terus melakukan pengawasan dan penyelidikan agar tidak ada oknum-oknum yang mencari keuntungan dengan menyalahgunakan gas bersubsidi. (*)
Editor : Suharnanto Jembrana Express