JEMBRANA EXPRESS - Meski lima armada alat berat telah dikerahkan, titik terang pencarian korban tertimbun longsor di tebing Pronojiwo, Lumajang belum terlihat.
Tingginya timbunan material tebing yang longsor membuat posisi korban masih tidak dapat dipastikan.
Bahkan, anjing pelacak (K-9) telah dikerahkan untuk mencari korban longsor namun hasilnya tetap nihil.
Kabid Kedaruratan dan Rehabilitasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang, Yudi Cahyono, menerangkan bahwa berdasarkan kesaksian korban yang berhasil selamat, tiga penambang yang tertimbun diketahui sempat melarikan diri menuju selatan sesaat sebelum material longsor terjatuh.
"Kondisi itu menjadi kesulitan untuk proses evakuasi menggunakan alat berat, sebab tidak dapat memastikan posisi korban secara tepat," ujarnya.
Timbunan material yang menumpuk menjadi kendala utama dalam proses pencarian.
Tebing tersebut memiliki ketinggian kurang lebih 100 meter dengan lebar yang juga hampir sama, sehingga material yang jatuh menjangkau jarak hingga 50 meter jauhnya.
"Jumlah material yang terjatuh bisa diperkirakan mencapai lebih dari 1.000 kubik. Kondisi itu membuat fokus utama saat ini adalah melakukan pembersihan material di beberapa titik, terutama material di sebelah barat hingga arah timur dengan jarak sekitar 100 meter," tambah Yudi.
Sementara itu, Kapolres Lumajang AKBP Mohammad Zainur Rofik mengatakan bahwa pihaknya telah menurunkan personel K-9 untuk membantu segera menemukan sisa korban longsor yang masih belum ditemukan.
"Harapannya, bantuan ini bisa mempercepat proses penemuan korban," katanya.
Terkait adanya indikasi human error terhadap bencana yang menimpa sejumlah pekerja tambang, pihak kepolisian masih belum melakukan penyelidikan lebih dalam.
"Saat ini, fokus kami adalah pada evakuasi korban yang belum ditemukan. Nantinya, tentu akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut," ujarnya singkat.
Sebelumnya tim pencari telah menemukan dua korban meninggal pertama Dwi Suprapto, 35, warga RT 35 RW 13 dan Kusnadi, 40. (*)
Editor : Suharnanto Jembrana Express