Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

Bule Australia Digigit Monyet di Monkey Forest Ubud, Gianyar, Sebut Habiskan Hingga Rp 97 Juta Untuk Vaksin Rabies, Dispar Bali Pertanyakan SOP

Rika Riyanti • Rabu, 12 Juni 2024 | 22:57 WIB
GIGITAN: Bule cantik asal Australia yang mengaku digigit monyet di Monkey Forest Ubud, Gianyar, Bali.
GIGITAN: Bule cantik asal Australia yang mengaku digigit monyet di Monkey Forest Ubud, Gianyar, Bali.

JEMBRANAEXPRESS.COM - Jagat maya kembali dihebohkan pengakuan seorang bule perempuan asal Australia, bernama Groves. Dalam videonya itu, Ia menceritakan pengalamannya saat digigit monyet di Monkey Forest, Gianyar.

Bahkan ntuk mencegah dampak yang lebih serius, Groves harus menjalani vaksin rabies dengan biaya mencapai USD 6.000 atau sekitar Rp 97 juta.

Vaksin ini harus disuntikkan sebanyak 8 dosis untuk mencegah virus menyebar ke saraf, demikian yang disampaikan Groves dalam postingannya di Instagram @jamigroves.

Menyikapi hal ini, Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Bali, Tjokorda Bagus Pemayun menyatakan bahwa pihaknya belum menerima informasi resmi terkait insiden tersebut.

Namun, ia menegaskan bahwa kasus semacam ini seharusnya dapat dihindari jika standar operasional prosedur (SOP) telah sesuai dan dipatuhi.

“SOP keamanan dan keanyamannyanya dikasih tahu ada guidenya. Masalah pemberian makan untuk monyet biasanya sudah dianggarkan dan jam-jam tertentu apalagi Monkey Forest. Saya belum dapat datanya, saya sudah hubungi Kadispar Gianyar," ujarnya.

Lebih lanjut, Pemayun juga menyoroti biaya vaksin rabies yang sangat tinggi tersebut.

Namun, menurutnya, hal ini bergantung pada tingkat kekhawatiran wisatawan dan kebutuhan untuk memastikan keselamatan mereka.

Yang terpenting, menurutnya, adalah memastikan apakah monyet tersebut terinfeksi rabies atau tidak.

“Jika monyet terinfeksi rabies, semua yang terkena harus diobati. Hewan yang hidup di alam liar seharusnya lebih sehat dibandingkan anjing liar, kecuali jika monyet tersebut terkandang. Namun, hal ini baru akan menjadi masalah jika monyet tersebut berada di habitat alami," ungkapnya.

 

Pemayun juga mengimbau agar pengelola objek wisata, terutama tempat-tempat yang memiliki populasi monyet seperti di Uluwatu dan Monkey Forest, memastikan agar SOP mereka terlaksana dengan baik.

"Selain itu, wisatawan juga diingatkan untuk tetap waspada dan mengikuti aturan yang ada," pungkasnya.***

 

Editor : I Gde Riantory Warmadewa
#bule australia #gianyar #Monkey Forest Ubud #dispar bali #bule digigit monyet #bali