Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

Gong Kebyar Wanita Sanggar Kumara Widya Swara Kelurahan Tegalcangkring Pukau Penonton Saat Pentas Di Panggung Terbuka Ardha Candra, Art Center

I Gde Riantory Warmadewa • Sabtu, 22 Juni 2024 | 17:07 WIB
PUKAU PENONTON : Penampilan Gong Kebyar Wanita Sanggar Kumara Widya Swara Kelurahan Tegal CangkringDi Panggung Terbuka Ardha Candra, Art Center Denpasar.
PUKAU PENONTON : Penampilan Gong Kebyar Wanita Sanggar Kumara Widya Swara Kelurahan Tegal CangkringDi Panggung Terbuka Ardha Candra, Art Center Denpasar.

JEMBRANAEXPRESS.COM - Sanggar Kumara Widya Swara dari Kelurahan Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, menampilkan kebolehan luar biasa dalam Parade Gong Kebyar Wanita pada Pesta Kesenian Bali ke-46, yang digelar di panggung terbuka Ardha Candra, Art Center Denpasar. Penampilan mereka berhasil memukau ribuan penonton yang hadir.

Mengusung tema Jana Kerthi Paramaguna Wikrama, sanggar ini membawakan tiga materi yang menakjubkan. Pembina tabuh mereka, I Komang Tastra, menjelaskan bahwa mereka mempersembahkan tabuh kreasi "Kunang-Kunang", tari Makepung yang dipadukan dengan musik gamelan gong kebyar, dan penampilan pamungkas Sandyagita Ngepehayuning Pramana.

"Tabuh Kreasi 'Kunang-Kunang' menggambarkan pesona sederhana seperti kunang-kunang yang mampu menyelipkan kebahagiaan di tengah kegelapan malam. Ini merupakan analogi terhadap kehidupan yang tidak selalu menyenangkan seperti rembulan yang bersinar terang," kata Tastra.

T

PUKAU PENONTON : Penampilan Gong Kebyar Wanita Sanggar Kumara Widya Swara Kelurahan Tegal CangkringDi Panggung Terbuka Ardha Candra, Art Center Denpasar.
PUKAU PENONTON : Penampilan Gong Kebyar Wanita Sanggar Kumara Widya Swara Kelurahan Tegal CangkringDi Panggung Terbuka Ardha Candra, Art Center Denpasar.
ari Makepung, ciptaan I Ketut Suwentra yang diadaptasi dengan gamelan gong kebyar, menggambarkan lomba balap kerbau tradisional di Jembrana.

"Ini adalah upaya baru untuk menggambarkan semangat persiapan dan kompetisi dalam tradisi lomba kerbau makepung," tambahnya.

Pada penampilan pamungkas, Sandyagita Ngepehayuning Pramana mengangkat nilai-nilai keagamaan Hindu Bali dalam upacara-upacara sakral.

"Kami berusaha memaknai kebesaran Tuhan dalam segala manifestasinya, serta pentingnya upacara-upacara ini dalam membentuk manusia yang bermartabat," jelas Tastra.

PUKAU PENONTON : Penampilan Gong Kebyar Wanita Sanggar Kumara Widya Swara Kelurahan Tegal CangkringDi Panggung Terbuka Ardha Candra, Art Center Denpasar.
PUKAU PENONTON : Penampilan Gong Kebyar Wanita Sanggar Kumara Widya Swara Kelurahan Tegal CangkringDi Panggung Terbuka Ardha Candra, Art Center Denpasar.

Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna, menyampaikan kebanggaannya atas penampilan luar biasa dari Sanggar Kumara Widya Swara.

"Saya sangat mengapresiasi penampilan mereka. Semoga tahun depan mereka bisa tampil lebih baik lagi," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jembrana, Anak Agung Komang Sapta Negara, menekankan bahwa persiapan untuk penampilan ini telah berlangsung selama lebih dari tiga bulan.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkolaborasi untuk kesuksesan pementasan ini," tutup Sapta Negara.***

Editor : I Gde Riantory Warmadewa
#Sanggar Kumara Widya Swara #Art Center Denpasar #Panggung Terbuka Ardha Candra #Pemkab Jembrana #pesta kesenian bali #Kelurahan Tegalcangkring