JEMBRANAEXPRESS.COM-Seorang pemotor tewas kecelakaan di jalur utama Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di jembatan Bonian, Desa Antap, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan.
Kasatlantas Polres Tabanan, AKP Adrian Rizky Ramadhan, menjelaskan bahwa kecelakaan tersebut terjadi pada hari Kamis (27/6).
"Kendaraan yang terlibat kecelakaan adalah Bus nomor polisi L 7022 yang dikemudikan oleh Kuswadi, 45, asal Jawa Timur, dan sepeda motor Honda PCX DK 4314 ACY yang dikendarai Moch Tata Syafa'at R, 53, asal Balikpapan, Kalimantan Timur," jelasnya pada Jumat (28/6).
Dari keterangan saksi di lokasi kejadian, AKP Adrian menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi karena kedua kendaraan mengalami tabrakan samping.
Bus Hino menabrak Honda PCX yang dikendarai oleh Moch Tata ketika ingin mendahului kendaraan tersebut.
Sebelum kejadian, kedua kendaraan tersebut diketahui datang dari arah barat menuju timur (dari arah Gilimanuk menuju Denpasar).
Sesampainya di jembatan Bonian yang kondisi jalannya lurus, kedua kendaraan tersebut ingin mendahului sepeda motor PCX yang ada di depannya.
Baca Juga: Memilukan, Hendak ke Bromo, Dua Remaja Tewas Kecelakaan di Pasuruan: Korban Terlindas Truk Kontainer
Namun, karena jarak antar kendaraan terlalu dekat, Bus Hino menyenggol sepeda motor PCX yang dikendarai Moh Tata sehingga menyebabkan Honda PCX tersebut jatuh ke kanan dan Moh Tata terlindas roda belakang Bus Hino.
"Kejadiannya terjadi di sisi kanan jalan, atau di jalur kendaraan yang datang dari arah timur (Denpasar). Ini karena kedua kendaraan ingin mendahului kendaraan yang ada di depannya," lanjut Adrian.
Akibat kejadian tersebut, Moch Tata mengalami luka robek pada punggung kaki kanan dan patah paha kanan serta meninggal dunia di tempat kejadian.
Sementara itu, Kuswadi selamat tanpa mengalami cedera.
"Proses olah TKP sudah kami lakukan. Sampai Jumat pagi, pengemudi Bus Hino atas nama Kuswadi masih kami periksa. Proses pendalaman masih kami lakukan untuk menentukan tersangka dalam kecelakaan ini," tambahnya. (*)
Editor : Suharnanto Jembrana Express