JEMBRANAEXPRESS.COM-Polresta Denpasar membeber kronologi I Komang Sugiarta Wiguna ,20, mahasiswa tewas terseret arus di Pantai Dreamland, Pecatu, Kuta Selatan, Badung.
Menurut teman-temannya, korban Sugiarta Wiguna kurang bisa berenang hingga akhirnya terseret arus saat mandi di Pantai Dreamland.
Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi menjelaskan korban ke Pantai Dreamland bersama 10 temannya, yang terdiri dari tujuh laki-laki dan tiga perempuan, pada pukul 16.00 WITA untuk mandi sampai akhirnya lenyap terseret arus.
"Mereka datang ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk acara hiburan memanggang ayam dan sosis," ujarnya pada Sabtu (20/7/2024).
Sekitar satu jam kemudian, korban bersama lima temannya mulai berenang. Pada awalnya, teman-teman yang ikut berenang melihat Sugiarta masih berada dekat pesisir, dengan ombak dan arus yang masih tenang.
Namun, beberapa saat kemudian, tiba-tiba datang ombak besar yang menerpa korban dan teman-temannya.
Ombak besar tersebut membuat Sugiarta terseret jauh ke tengah dan tenggelam. Rekan-rekan korban mencoba menyelamatkannya dengan dibantu oleh beberapa warga sekitar, namun usaha mereka tidak berhasil.
"Para penolong hampir juga terseret ombak karena arus begitu kencang," tambah AKP Sukadi.
Salah satu teman korban langsung melaporkan kejadian ini ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali).
Pencarian pun dilakukan, dan korban akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada pukul 20.20 WITA, sekitar 200 meter dari titik awal kejadian.
Satpolairud Polresta Denpasar yang memperoleh informasi kejadian ini sempat berusaha menghubungi nomor pelapor (teman korban) bernama Reza.
Namun, komunikasi baru bisa terjalin melalui chat WhatsApp karena teman korban masih dalam keadaan shock.
"Dari keterangan teman korban, diketahui bahwa korban kurang bisa berenang,namun sudah pernah bermain dan berenang di pantai tersebut," ujar AKP Sukadi.
Sementara itu, teman korban yang lain bernama Husna ,19, menghubungi pihak keluarga korban, sehingga ibu dan kakak dari Sugiarta turut datang ke TKP.
Setelah proses evakuasi menaikkan jenazah ke atas tebing, dilakukan koordinasi dengan pihak keluarga korban.
Jenazah Sugiarta langsung dipulangkan ke kampung halamannya di Desa Banyubiru, Negara, Jembrana. (*)
Editor : Suharnanto Jembrana Express