JEMBRANAEXPRESS.COM-Rasa sakit hati putus cinta dengan pacar menjadi latar belakang gadis Baturiti Tabanan, NKP bunuh diri melompat dari Jembatan shortcut Gitgit, Buleleng.
Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Darma Diatmika, menyatakan berdasarkan keterangan dari ibu korban, WW ,33, NKP meninggalkan rumah dengan alasan membeli lauk, mengendarai sepeda motor dengan nomor polisi DK 4277 ME.
"Setelah pamitan, korban tidak kembali ke rumah dalam waktu yang lama. Ibunya sempat mencoba menghubungi beberapa kali, tetapi tidak mendapatkan respons," jelas AKP Gede Darma Diatmika dikonfirmasi di Buleleng, pada Kamis (15/8/2024).
Sebelumnya, korban sempat mengungkapkan kepada ibunya bahwa ia baru saja putus dengan pacarnya.
"Dugaan awal menunjukkan bahwa korban bunuh diri karena motif asmara, yaitu putus cinta," tambahnya.
Berikut Ini kronologi insiden memilukan ini:
Pukul 08.00 WITA:
- NKP berpamitan kepada ibunya untuk keluar rumah dengan alasan membeli lauk. Ia pergi mengendarai sepeda motor dengan nomor polisi DK 4277 ME.
Beberapa saat kemudian:
- NKP tiba di jembatan shortcut titik 8 di Desa Gitgit, Buleleng, dan terlihat berdiri di tepi jembatan dengan gelagat ingin melompat.
Menjelang pukul 11.00 WITA:
- Dua wisatawan asing yang melintas melihat NKP di atas jembatan dan menyadari potensi bahaya. Mereka berusaha memberikan isyarat kepada warga setempat untuk meminta bantuan.
- Karena isyarat tidak langsung dipahami, para wisatawan tersebut mencoba menarik perhatian dengan berteriak memanggil warga.
Baca Juga: Bos Tempat Hiburan Malam di Denpasar Bali Jadi Tersangka KDRT, Klaim Sakit untuk Hindari Pemeriksaan
Sekitar pukul 11.00 WITA:
- Saksi mata, Ketut Sukardiasa dan Luh Marini, yang melihat isyarat dari wisatawan asing, mendekati lokasi kejadian. Saat mereka tiba, NKP telah tergeletak di dasar jembatan.
- Pihak kepolisian, yang diwakili oleh AKP Gede Darma Diatmika, mendapatkan laporan tentang kejadian tersebut dan segera menuju lokasi.
- Dokter Dani Iswan Sopalatu dari Puskesmas Sukasada 2 melakukan pemeriksaan luar pada tubuh korban. Ditemukan luka-luka pada lengan kanan, patah tulang, lebam di pelipis mata, dan luka lecet di tangan serta kaki.
- Jenazah NKP kemudian dibawa ke RSUD Buleleng untuk menjalani visum.
- Kasus ini dalam penyelidikan lebih lanjut oleh Polsek Sukasada untuk mengetahui detail dan motif di balik kejadian tragis ini.(*)