JEMBRANAEXPRESS.COM-Wanita Prancis inisial AI ,38, ditemukan tewas di kamar hotel Jalan Raya Batu Bolong, Desa Canggu, Kuta Utara, Badung, pada Minggu (1/9/2024).
Menurut keterangan Kasi Humas Polres Badung, Ipda Putu Sukarma, kondisi wanita Prancis tersebut saat ditemukan sangat mengenaskan.
Selain tergantung, Polisi dari Polres Badung yang melakukan olah TKP menemukan banyak luka sayatan di beberapa bagian tubuh AI.
"Saat check-in yang bersangkutan tidak membawa paspor atau identitas lainnya, dia hanya menginap selama satu hari di hotel tersebut," ujar Ipda Sukarma pada Senin (2/9/2024).
Namun, ketika IMDRO, petugas front office hotel, mencoba menghubungi kamar korban sebanyak tiga kali untuk memastikan apakah korban ingin memperpanjang masa tinggal atau check-out, tidak ada jawaban sama sekali.
Saat IMDRO mengetuk pintu kamar korban dan tetap tidak ada jawaban, ia mencoba membuka pintu yang ternyata tidak terkunci. Namun, pintu tersebut hanya bisa terbuka sedikit karena ada sesuatu yang mengganjal.
Kecurigaan semakin meningkat ketika IPDS melihat ada ceceran darah yang sudah membeku di bawah pintu kamar korban.
Tidak lama berselang, tim identifikasi Polres Badung tiba di lokasi untuk melakukan pemeriksaan.
Mereka menemukan korban tergantung di dekat pintu dengan kondisi telanjang bulat dan banyak luka sayatan di tubuhnya.
"Korban diturunkan segera setelah ditemukan tergantung pada bagian leher," jelas Ipda Sukarma.
Dari hasil pemeriksaan luar, korban mengalami berbagai luka sayatan, termasuk tiga sayatan di leher, tujuh sayatan di pergelangan tangan kiri, 10 sayatan tipis di pergelangan tangan kanan, lima sayatan dalam di pergelangan tangan kanan, satu sayatan di paha kaki kiri, dan satu sayatan di betis kaki kiri.
“Kemaluan korban mengeluarkan cairan dan anus tidak mengeluarkan kotoran,” tambahnya.
Berdasarkan pemeriksaan luar yang dilakukan oleh dokter dari Puskesmas Kuta Utara bersama tim medisnya, kematian diperkirakan sudah terjadi sekitar 8-16 jam sebelum ditemukan.
Dokter menyimpulkan bahwa penyebab kematian bukan dari luka sayatan di leher, melainkan akibat gantung diri.
Jenazah korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Pusat Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah Denpasar menggunakan ambulans BPBD Badung untuk pemeriksaan lebih lanjut.(*)
Editor : Suharnanto Jembrana Express