Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

TAK KENAL KAPOK! Remaja yang Pernah Keroyok Jukir Hingga Tewas Kembali Berulah, Lakukan Penganiayaan di Arena Futsal

I Gede Paramasutha • Jumat, 15 November 2024 | 15:30 WIB
Rekaman CCTV aksi penganiayaan brutal yang dilakukan residivis remaja di Denpasar.
Rekaman CCTV aksi penganiayaan brutal yang dilakukan residivis remaja di Denpasar.

JEMBRANAEXPRESS.COM-Seorang remaja berinisial AACVK, yang pernah dipenjara kasus penganiayaan, kembali terlibat dalam aksi kekerasan.

 

Kali ini, AACVK dan temannya yang berinisial EAK melakukan penganiayaan dengan memukuli CASP ,16, seorang remaja yang hendak bermain futsal, di Denpasar Timur pada 8 November 2024.

 

Insiden penganiayaan ini terekam jelas di kamera CCTV hingga akhirnya viral di media sosial (Medsos).

Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi menjelaskan, peristiwa bermula saat CASP tiba di Lapangan Futsal di kawasan Tohpati, Denpasar Timur, untuk mengikuti kegiatan ekstra futsal.

 

"Korban tiba-tiba didatangi oleh tiga orang yang tidak dikenalnya," ujar AKP Sukadi, Kamis (14/11/2024).

Salah satu pelaku kemudian mengajak CASP berbicara dengan kalimat menantang,

 

"Kenapa kamu mandang-mandang?" Korban menjawab bahwa ia tidak melihat mereka secara sengaja, namun kedua pelaku langsung menyerangnya.

 

 

AACVK memukul dan menendang CASP, sementara EAK menendang perut korban.

 

Akibat penganiayaan tersebut, CASP mengalami luka memar di pipi kanan dan luka pada lutut.

Kejadian ini kemudian dilaporkan ke Polsek Denpasar Timur. Setelah dilakukan penyelidikan, polisi berhasil menangkap kedua pelaku di rumah mereka di Jalan Kecubung, Denpasar.

 

"Saat diinterogasi, kedua pelaku mengakui tindakan mereka," tambahnya.

AACVK sebelumnya sempat menghebohkan masyarakat Bali pada Juni 2023 ketika bersama teman-temannya menganiaya seorang juru parkir hingga tewas di Renon, Denpasar.

 

Atas kasus tersebut, AACVK telah divonis 10 bulan penjara. Kini, meski berstatus residivis, ia kembali terlibat dalam kasus kekerasan yang menyeretnya kembali ke ranah hukum.(*)

Editor : Suharnanto Jembrana Express
#penganiayaan #keroyok #remaja #jukir